nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Eks Menag Diklarifikasi KPK Terkait Pengelolaan Haji dan Dugaan Penerimaan Gratifikasi

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Jum'at 15 November 2019 19:58 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 15 337 2130495 eks-menag-diklarifikasi-kpk-terkait-pengelolaan-haji-dan-dugaan-penerimaan-gratifikasi-g6KPSWIcSx.jpg Lukman Hakim (foto: Okezone.com)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengklarifikasi mantan Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin terkait penyelidikan dua dugaan kasus korupsi, hari ini. Lukman Hakim diklarifikasi terkait pengelolaan haji di Kemenag dan dugaan penerimaan gratifikasi.

"Terkait dengan pengelolaan haji di Kemenag dan juga dugaan penerimaan gratifikasi. Nanti kita lihat lebih lanjut ya, tidak mungkin saya jelaskan sekarang gratifikasinya terkait apa," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (15/11/2019).

 Baca juga: Sidang Suap, Staf Kanwil Kemenag Jatim Diperintah Bayar Hotel Romahurmuziy

KPK membuka peluang meningkatkan status penyelidikan dugaan korupsi tersebut ke tingkat penyidikan. Untuk meningkatkan status penyelidikan ke tingkat penyidikan, KPK sedang mengklarifikasi sejumlah pihak.

"Nanti tentu kita lihat apakah bisa ditingkatkan ke penyidikan atau tidak. Kalau bisa ditingkatkan, ruang lingkupnya apa. Tapi, yang pasti sekarang yang kami sedang lakukan masih di tahap penyelidikan," ujarnya.

KPK sebelumnya sudah pernah mengklarifikasi Lukman Hakim Saifuddin terkait penyelidikan dugaan rasuah dalam pelaksanaan ibadah Haji pada 22 Mei 2019, lalu. KPK kembali mengklarifikasi penyelidikan itu ke Lukman Hakim, hari ini.

 Baca juga: Bantah Difasilitasi Kanwil Jatim, Romi Ngaku Lupa Siapa yang Bayar Kamar Hotel

Selain itu, nama Lukman Hakim Saifuddin kerap muncul di persidangan ‎terkait perkara dugaan jual-beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) untuk terdakwa mantan Ketum PPP, M Romahurmuziy alias Romi.

Sejumlah saksi mengakui adanya intervensi dari mantan Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin terkait pelolosan Haris Hasanuddin sebagai Kakanwil Kemenag Jawa Timur.

"Waktunya (mengenai pertemuan) lupa tapi, yang jelas menjelang pengumuman tiga besar. Ya intinya (Menag Lukman menyampaikan) bahwa Haris masuk tiga besar," kata mantan Kepala Biro Kepegawaian Kemenag, Ahmadi di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu, 30 Oktober 2019.

Haris Hasanuddin sendiri merupakan terpidana pemberi suap terhadap Romahurmuziyz. Haris Hasanuddin divonis bersalah oleh majelis Hakim Pengadilan Tipikor karena terbukti menyuap Romahurmuziy ‎sebesar Rp225 juta agar mendapat jabatan sebagai Kakanwil Kemenag Jatim.

Saat ini, tinggal Romi yang sedang menjalani proses persidangan. ‎Romi didakwa menerima suap bersama-sama dengan Lukman Hakim dari mantan Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Haris Hasanuddin dan mantan Kepala Kantor Kemenag Gresik, M Muafaq. Wirahadi.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini