nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jadi Tersangka, GM PT Hyundai Diduga Suap Bupati Cirebon Rp6,04 Miliar

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Jum'at 15 November 2019 19:24 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 15 337 2130478 jadi-tersangka-gm-pt-hyundai-diduga-suap-bupati-cirebon-rp6-04-miliar-LblHPnjEJS.jpg Wakil Ketua KPK Saut Situmorang (Okezone.com/Heru)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Herry Jung (HEJ). General Manager (GM) PT Hyundai Engeneering Construction (HDEC) itu disangka menyuap Sunjaya Purwadisastra (SUN) saat masih aktif sebagai Bupati Cirebon senilai Rp6,04 miliar dari kesepakatan awal Rp10 miliar.

Suap itu berkaitan dengan pengurusan perizinan PT Cirebon Energi Prasarana PLTU 2 di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Baca juga: Bupati Cirebon Samarkan Uang Korupsi ke Tanah dan Mobil

"Tersangka HEJ diduga memberi suap sebesar Rp6,04 miliar kepada SUN sebagai Bupati Cirebon 2014-2019 terkait dengan perizinan PT Cirebon Energi Prasarana PLTU 2 di Kabupaten Cirebon dari janji awal Rp10 miliar," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (15/11/2019).

 Sunjaya

Saut menjelaskan, suap yang diberikan Herry Jung kepada Sunjaya untuk mengurus Surat Perintah Kerja (SPK) fiktif dengan PT Milades Indah Mandiri (MIM). Pengurusan surat itu untuk memanipulasi adanya pengerjaan jasa konsultansi proyek PLTU 2 Cirebon.

"Sehingga seolah-olah ada pekerjaan jasa konsultasi pekerjaan PLTU 2 dengan kontrak sebesar Rp10 miliar," ucapnya.

Baca juga: General Manager PT Hyundai dan Direktur King Properti Jadi Tersangka Suap Bupati Cirebon

Uang sebesar Rp6,04 miliar tersebut diserahkan Herry Jung kepada Sunjaya melalui perantara. Pemberian suap dilakukan dalam beberapa kali tahapan.

"Pemberian uang diduga dilakukan melalui perantara secara tunai dengan beberapa kali penyerahan," ujarnya.

Penyidikan terhadap Herry Jung telah dimulai sejak 14 Oktober 2019 atau sebelum diberlakukannya Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019. Dalam proses penyidikan, KPK sudah memeriksa sejumlah saksi yang diantaranya Ketua DPRD Cirebon, Mustofa.

Atas perbuatannya, Herry Jung disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi‎.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini