nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dua Petinggi PT Cirebon Power Dicegah ke Luar Negeri

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Jum'at 15 November 2019 18:33 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 15 337 2130438 dua-petinggi-pt-cirebon-power-dicegah-ke-luar-negeri-04ahlMJRQu.jpg Febri Diansyah (Okezone.com/Arie)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah meminta Imigrasi untuk mencegah dua petinggi PT Cirebon Power bepergian ke luar negeri, agar memudahkan penyidikan kasus korupsi yang melibatkan mantan Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra (SUN).

Keduanya yakni, Presiden Direktur PT Cirebon Power, Heru Dewanto dan Direktur Corporate Affairs Cirebon Power, Teguh Haryono.

Baca juga: Uang Korupsi Eks Bupati Cirebon Diduga Mengalir ke Acara PDIP

Heru Dewanto dan Teguh Haryono dicegah ke luar negeri selama enam bulan terhitung sejak 1 November 2019, terkait kasus dugaan penerimaan gratifikasi Sunjaya Purwadisastra.

"KPK mengirimkan surat ke Imigrasi tentang pelarangan ke luar negeri terhadap dua orang dalam perkara gratifikasi terhadap SUN, Bupati Cirebon, yaitu Heru Dewanto dan Teguh Haryono," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada pers di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (15/11/2019).

 Sunjaya

Sunjaya Purwadisastra di KPK (Okezone)

Heru Dewanto merupakan orang dekat Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. Belum diketahui kaitan Heru Dewanto dan Teguh Haryono dalam perkara dugaan penerimaan gratifikasi Sunjaya Purwadisastra.

Baca juga: Eks Bupati Cirebon Sunjaya Samarkan Uang Korupsi ke Tanah dan Mobil

Febri menjelaskan keduanya dicegah ke luar negeri karena KPK membutuhkan kesaksiannya untuk mengusut penerimaan gratifikasi Sunjaya. Agar, nantinya ketika keduanya dipanggil untuk diperiksa sedang tidak berada di luar negeri.

"Akan dibutuhkan keterangannya dalam proses Penyidikan ini ataupun perkara terkait lainnya. dan agar saat diagendakan pemeriksaan tidak sedang berada di luar negeri," katanya.

Pada kasus ini, KPK menduga Sunjaya Purwadisastra menerima uang terkait perizinan proyek PLTU Cirebon 2. Total uang yang diduga diterima oleh Sunjaya dalam suap perizinan itu sebesar Rp6,04 miliar.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini