Jangan Khawatir, Pemerintah Belum Bicarakan Sertifikasi Perkawinan

Fahreza Rizky, Okezone · Jum'at 15 November 2019 18:32 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 15 337 2130388 jangan-khawatir-pemerintah-belum-bicarakan-sertifikasi-perkawinan-IXMrHSxpho.jpg Wapres RI Maruf Amin (foto: Sindo)

JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan pemerintah belum membicarakan sertifikasi perkawinan. Karena itu, masyarakat diimbau tidak perlu khawatir karena mereka tetap bisa menikah kendati belum memiliki sertifikat.

"Iya lah nggak usah takut, tapi pemahaman membangun rumah tangga yang sakinah, yang siap, menghadapi kemungkinan stunting. Itu yang semuanya harus siap," kata Ma'ruf Amin di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (15/11/2019).

"Soal sertifikasi nanti kita bicarakan. Kalau emang harus disertifikasi, bahwa profesi aja semua sekarang harus disertifikasi, semua pake sertifikat," jelasnya.

 Baca juga: Menag Pastikan Sertifikasi Perkawinan untuk Semua Agama

Ma'ruf menuturkan, pernikahan adalah sumber dari bangsa ini. Karena itu yang paling penting menurut dia adalah pelatihan pranikah agar calon pengantin siap mengarungi bahtera rumah tangga nantinya.

"Bukan berarti yang nggak punya sertifikat nggak boleh nikah, ini menakutkan. Substansinya yang kita pentingkan," ucapnya.

Salah satu kegunaan pelatihan pranikah ialah untuk memberi edukasi tentang hal-hal terkait rumah tangga, termasuk kesehatan reproduksi dan mencegah stunting. "Stunting itu kan sejak hamil, itu harus diatasi sejak hamil, maka sosialisasinya harus sebelum hamil," katanya.

"Tapi belum dibicarakan soal sertifikasi, belum," ucap Ma'ruf.

 Baca juga: DPR: Sertifikasi Perkawinan Jangan Sampai Memberatkan Calon Pengantin

Diwartakan sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mewacanakan pemberlakuan sertifikasi perkawinan bagi calon pengantin yang hendak menikah. Rencananya kebijakan itu akan diterapkan pada 2020 mendatang.

"Yang ditekankan sertifikasinya jadi harus ada pelatihan dan upgrade pembekalan terhadap semua calon pasangan suami istri," kata Muhadjir di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis 14 November 2019.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini