nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anak Bupati Majalengka Tak Ditahan, Komisi III Minta Kapolri Tegas

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Jum'at 15 November 2019 18:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 15 337 2130386 anak-bupati-majalengka-tak-ditahan-komisi-iii-minta-kapolri-tegas-TzBTIwGSmb.jpg Foto Ilustrasi Okezone

JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Habiburokhman meminta kepada Kapolri Jenderal Idham Azis bertindak tegas, dan mengingatkan kepada seluruh jajarannya untuk bersikap objektif dalam proses penegakan hukum.

Pernyataan itu terkait dengan kasus dugaan penembakan anak Bupati Majalengka, Karna Sobahi, Irfan Nur Alam. Irfan telah dijadikan tersangka dalam kasus itu namun tidak dilakukan penahanan.

"Kita punya Kapolri baru semangatnya bagus sekali, ketika fit and proper test. Semoga apa yang dipaparkan Kapolri itu diwujudkan dalam penanganan kasus ini," kata Habiburokhman kepada Okezone, Jakarta, Jumat (15/11/2019).

 Baca juga: Anak Bupati Majalengka Jadi Tersangka Penembakan Kontraktor, tapi Tak Ditahan

Habiburokhman juga menyinggung soal persamaan penanganan perkara di mata hukum. Dia meminta aparat penegak hukum tidak pandang bulu.

"Hukum harus tegas siapapun yang diduga lakukan pelanggaran harus dikenakan standar yang sama," ujar dia.

Irfan yang menjabat sebagai Kabag Ekonomi Pembangunan Majalengka sebelumnya diduga telah menembak seorang kontraktor proyek. Insiden ini terjadi di Ruko Hana Sakura, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Baca juga: Besok, Polisi Periksa Anak Bupati Majalengka Terkait Kasus Penembakan

Penembakan berawal saat seorang kontraktor Panji Pamungkasandi menagih utang proyek kepada Irfan Nur Alam sebesar Rp500 juta. Namun, saat proses penagihan keduanya cekcok.

Irfan kemudian menembakkan pistol yang menyebabkan korban terluka pada bagian telapak tangan. Panji bergegas ke rumah sakit untuk menjalani pengobatan. Selanjutnya Panji melaporkan kejadian tersebut ke Polres Majalengka.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini