nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BMKG: 81 Kali Gempa Susulan Terjadi di Maluku Utara dan Sulawesi Utara

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Jum'at 15 November 2019 11:37 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 15 337 2130197 bmkg-81-kali-gempa-susulan-terjadi-di-maluku-utara-dan-sulawesi-utara-niNUYM745l.jpg ilustrasi (Shutterstock)

JAKARTA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga pukul 09.00 WIB pagi tadi, sudah 81 kali gempa susulan terjadi di Maluku Utara dan Sulawesi Utara pasca-gempa dengan magnitudo 7,1.

“Sampai hari ini pukul 09.00 WIB telah tercatat 81 kali gempa susulan dan di antaranya ada tujuh kali yang berdampak dirasakan, dengan catatan di antara 81 kali itu ada 13 kali magnitudo di atas 5, sementara lainnya di bawah 5,” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono di kantornya kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (15/11/2019).

Gempa tujuh kali yang diarasakan itu, menurut Rahmat, sumber gempanya masih di sekitar gempa magnitudo 7,1 yang terjadi pada Kamis 14 November malam tadi.Gempa

Suasana di Kota Manado sesaat usai gempa M 7,1 (Okezone.com/Subhan)

“Kalau tadi malam intensitas guncangannya itu dirasakan di Manado dan Bitung dengan intensitas 4 sampai 5 MMI. Kemudian di Gorontalo dan Ternate juga 4,” ujarnya.

“Tentunya 4 sampai 5 gitu dengan konstruksi bangunan yang kuat tentunya tidak ada bangunan yang (rusak) serius, kalau konstruksinya sederhana bisa jadi ada kerusakan ringan sampai sedang.”

Gempa dengan magnitudo 7,1 tadi malam sempat berpotensi menimbulkan gelombang tsunami. BMKG mengakhiri peringatan dini tsunami, Jumat pukul 01.45 WIB dini hari tadi.

“Kenapa kami mengakhiri, tentunya kami punya berdasarkan data-data hasil pengamatan dari tategate dan ini beberapa tagegate dari beberapa lokasi yang kami amati,” ujarnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini