nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Antisipasi Tsunami, Warga Bitung Sulut Mengungsi ke Dataran Tinggi

Jufri Tonapa, Jurnalis · Jum'at 15 November 2019 02:21 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 15 337 2130083 antisipasi-tsunami-warga-bitung-sulut-mengungsi-ke-datangan-tinggi-4r2XSgmWgh.jpg (Foto: Istimewa)

BITUNG - Gempa berkekuatan Magnitudo 7,1 mengguncang Jailolo, Halmahera Barat, Maluku Utara, yang berbatasan langsung dengan Sulawesi Utara, Jumat (15/11/2019) dini hari waktu setempat. Akibatnya, warga Bitung mengungsi karena adanya peringatan dini tsunami dari BMKG.

Wilayah Kota Bitung, Sulawesi Utara salah satu dari tiga daerah yang berstatus waspada berpotensi tsunami oleh BKMG.

Tidak sedikit masyarakat Kota Bitung, khsususnya yang berada di pesisir pantai mengantisipasi tsunami dengan mengungsi.

"Saat ini kami mengungsi ke dataran tinggi untuk mengantisipasi jikalau ada tsunami, dan gempa susulan terjadi," Kata Christin, Warga Kota Bitung.

Diketahui warga berbondong-bondong ke Madidir dan Maesa, untuk mengungsi sementara mewaspadai gempa yang berpotensi tsunami tersebut.

(Foto: BMKG)

Sementara itu, BMKG resmi mencabut peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa berkekuatan Magnitudo 7,1 di Maluku Utara dan Sulawesi Utara.

Hal itu diinformasikan oleh BMKG melalui akun Twitter resminya pada pukul 01.45 WIB, Jumat (15/11/2019).

Gempa M 7,1 itu berpusat di Jailolo, Maluku Utara di koordinat 1.67 Lintang Utara, 126.39 Bujur Timur, dan berpusat di 137 km Barat Laut Jailolo dengan kedalaman gempa 73 kilometer di laut.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini