nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bakal Jadi Bos BUMN, Novel Bamukmin: Ahok Produk Gagal!

Fahreza Rizky, Jurnalis · Kamis 14 November 2019 18:41 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 14 337 2129930 bakal-jadi-bos-bumn-pa-212-ahok-produk-gagal-4JkZ24YzHW.jpg Juru Bicara Persaudaraan Alumni 212, Novel Bamukmin (Foto: Okezone)

JAKARTA - Mantan narapidana kasus penodaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok disebut-sebut akan menduduki posisi penting di salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Menanggapi kabar itu, Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), Novel Bamukmin secara tegas menyebut Ahok merupakan produk gagal. Ia lantas heran mengapa mantan Gubernur DKI Jakarta itu justru dipertimbangkan untuk menduduki posisi penting di perusahaan plat merah.

Novel menjuluki Ahok "produk gagal" lantaran pernah dijebloskan ke penjara karena kasus penistaan agama.

"Artinya Ahok sudah menjadi produk gagal sebagai pejabat negara, kok bisa mau dijadikan kembali sebagai pejabat negara lagi?" kata Novel saat berbincang dengan Okezone di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Novel merasa heran dengan rencana pengangkatan Ahok sebagai pimpinan salah satu perusahaan BUMN. Ia menduga ada semacam utang budi atau intervensi asing di balik rencana tersebut.

AhokBasuki Tjahaja Purnama (Foto: Okezone/Fadel)

"Jelas pasti kita bertanya ada apa dengan pejabat yang merekomendasikan. Apa punya utang budi atau ada intervensi asing sehingga mengesampingkan kepentingan negara yang lebih penting untuk bisa merekrut putra-putri terbaiknya," tandas Novel.

Isu Ahok bakal menduduki posisi penting di salah satu perusahaan BUMN mencuat setelah ia bertemu dengan Menteri BUMN, Erick Thohir. Namun belum ada keterangan resmi mengenai penempatan posisi untuk Ahok.

Berdasarkan informasi yang tersiar di kalangan awak media, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu akan menduduki posisi penting di perusahaan BUMN yang bergerak di sektor energi. Namun sekali lagi, terkait hal ini sama sekali belum ada keterangan resmi.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini