nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Serangan Bom di Medan: Mahfud MD Sebut 1 Pelaku Kabur, Polri Bilang Tak Terlihat

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 14 November 2019 17:52 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 14 337 2129904 serangan-bom-di-medan-mahfud-md-sebut-1-pelaku-kabur-polri-bilang-tak-terlihat-hJZhovB0Wb.jpg Lokasi ledakan bom di Mapolrestabes Medan (Istimewa)

JAKARTA – Serangan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu 13 November kemarin, menewaskan satu orang diyakini sebagai pelaku. Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan ada satu pelaku berhasil kabur. Tapi, Polri menegaskan pelakunya hanya satu orang dan sudah tewas.

Baca juga: Mahfud MD Sebut Satu Pengebom Polrestabes Medan Melarikan Diri

Mahfud MD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu kemarin menyebutkan, satu pelaku tewas dalam teror bom di Mapolrestabes Medan. Namun, ada satu pelaku bom alias bomber lagi, kata dia, melarikan diri dan masih dicari aparat keamanan.

“Yang satu bombernya lari dan masih pengejaran,” kata Mahfud.Mahfud MD

Mahfud MD (Okezone)

Sementara Polri menegaskan pelaku bom Mapolrestabes Medan hanya satu orang yang terindentifikasi bernama Rabbial Muslim Nasution alias Dede alias RMN.

“Dari CCTV terekam kalau pelaku ini seorang diri melakukan aksi bom bunuh diri di halaman Mapolresta Medan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (14/11/2019).

Baca juga: Polri Tanggapi Mahfud MD soal Bomber Mapolrestabes Medan Kabur

Menurut polisi, tak ada pelaku lain yang kabur seperti dikatakan Mahfud MD. Begitulah kesimpulan Polri berdasarkan rekaman kamera pengintai atau CCTV yang merekam detik-detik serangan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan.

"Tidak terlihat (pelaku lain). Pelaku tunggal. Bom bunuh dirinya pelakunya tunggal,” ujar Dedi.

Polri masih mencari tahu polisi berasal dari jaringan teroris mana. “Ini masih kita dalami dulu untuk jejaring maupun kelompoknya," jelas dia.

"Masih didalami, masih dikembangkan. Dari Densus 88 yang ada di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, maupun Jawa Timur juga terus memonitor sleeping sel yang masih ada di lapangan atau wilayah."

Aksi bom bunuh diri di Mapolresta Medan terjadi saat banyak orang sedang mengurus SKCK untuk mendaftar CPNS. Pelaku mengenakan jaket mirip atribut ojek online berjalan dengan tas ransel di punggung lalu terjadi ledakan keras yang mengagetkan masyarakat sekitar.

Satu orang tewas diyakini sebagai pelaku. Tubuhnya hancur dan ditemukan kartu identitas atas nama Rabbial Muslim Nasution yang oleh polisi diklaim sebagai pelaku.

Sementara enam orang lainnya luka-luka; lima polisi dan satu mahasiswa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini