KPK Telisik Komunikasi antara Legislator Sumut Akbar Himawan & Wali Kota Medan

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 14 November 2019 17:34 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 14 337 2129890 kpk-telisik-komunikasi-antara-legislator-sumut-akbar-himawan-wali-kota-medan-KwUGRvW3tX.JPG Juru Bicara KPK, Febri Diansyah (Foto: Okezone.com/Arie Dwi Satrio)

Selain Dzulmi, KPK juga menetapkan dua tersangka lainnya yakni,‎ Kadis PUPR Kota Medan, Isa Ansyari (IAN) dan Kabag Protokoler Kota Medan, Syamsul Fitri Siregar (SFI). Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka setelah terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Dzulmi Eldin dan Syamsul Fitri Siregar diduga menerima sejumlah uang dari Isa Ansyari. Uang tersebut disinyalir berkaitan dengan jabatan Isa Ansyari yang diangkat sebagai Kadis PUPR Medan oleh Dzulmi Eldin.

KPK menduga Isa memberikan uang tunai sebesar Rp20 juta setiap bulan pada periode Maret-Juni 2019, kemudian pada 18 September 2019 senilai Rp50 juta kepada Dzulmi.

Tak hanya itu, Dzulmi juga diduga menerima suap dari Kadis PUPR senilai Rp 200 juta. Uang suap itu dipakai untuk memperpanjang masa perjalanan dinas Dzulmi bersama keluarganya di Jepang.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini