nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Aksi Teror Bom yang Guncang Indonesia

Maulidia, Jurnalis · Kamis 14 November 2019 16:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 14 337 2129856 5-aksi-teror-bom-yang-guncang-indonesia-ORTp6CzxSF.jpg Polri sedang melakukan penanganan terhadap aksi teror bom di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat (Foto: Okezone)

JAKARTA - Peristiwa bom bunuh diri di Polrestabes Medan, Jalan HM Said, Sumatera Utara pada Rabu 13 November 2019 menambah deretan teror bom di Tanah Air. Ledakan yang terjadi sekira pukul 08.45 WIB itu setidaknya melukai enam orang.

Berdasarkan catatan Okezone, terdapat sejumlah peristiwa serupa yang terjadi di berbagai daerah. Berikut peristiwa teror bom sejak 2016 yang dirangkum Okezone:

1. Bom Thamrin

Ledakan yang terjadi menggema di kawasan Jalan MH. Thamrin pada 14 Januari 2016 lalu. Peristiwa ini juga diwarnai aksi baku tembak antara polisi dan pelaku selama 11 menit. Pelaku teroris pun berhasil dilumpuhkan, lima orang tewas di tempat.

Baca Juga: Deretan Ledakan Bom di Markas Polisi: Cirebon hingga Medan

Bom Thamrin

Aman Abdurrahman alias Oman Rochman adalah pelaku yang melakukan aksi teror bom Thamrin. Ia diduga mengajak para pengikutnya untuk mendukung kelompok Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS. Aksi ledakan bom itu total ada 8 orang tewas, baik dari sipil, pelaku, dan polisi.

2. Bom Kampung Melayu

Aksi bom bunuh diri terjadi di Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Rabu 24 Mei 2017 lalu. Dua ledakan bom terjadi sekaligus malam itu. Ledakan pertama terjadi di depan toilet Halte Transjakarta Kampung Melayu sekira pukul 21.00 WIB. Selang lima menit, ledakan kedua menggelegar di Terminal Bus Kampung Melayu, radius 10 meter dari lokasi pertama.

Ledakan bom yang terjadi jelang bulan suci Ramadan ini sempat menggemparkan warga sekitar. Orang-orang berdatangan ke lokasi kejadian dan terkejut melihat potongan tubuh manusia yang berserakan. Peristiwa ledakan tersebut mengakibatkan lima orang tewas dan 10 orang lainnya mengalami luka-luka.

3. Bom Surabaya

Peristiwa ledakan bom terjadi di tiga gereja Surabaya dan pintu masuk Polrestabes Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu 13 Mei 2018. Rentetan ledakan bom yang terjadi selang waktu berurutan. Dimulai dari ledakan pertama mengguncang Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel, disusul ledakan bom Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Diponegoro dan di Gereja Pantekosta Jalan Arjuno. 

Bom Surabaya

Setelah terjadi ledakan di tiga gereja, ledakan bom terjadi di rumah susun belakang Polsek Taman Sepanjang, Sidoarjo. Kemudian, ledakan bom bunuh diri terjadi kembali di pintu masuk Mapolrestabes Surabaya.

Ledakan tersebut mengakibatkan 13 korban tewas, dan 43 orang lainnya mengalami luka-luka. Pelaku bom bunuh diri di tiga gereja adalah satu keluarga, terdiri dari ayah, ibu, dan 4 orang anak. Pelaku diduga dari jaringan ISIS, yakni kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan Jamaah Ansharut Tauhid.

4. Bom di Rumah Susun Sidoarjo

Peristiwa ledakan bom terjadi di Rumah Susun Wonocolo, Sidoarjo, Jawa Timur. Diduga aksi tersebut tidak disengaja karena bom rakitannya tiba-tiba meledak.

Beberapa kali kejadian ledakan itu terjadi di area Rusun Wonocolo, Sidoarjo pada Minggu 13 Mei 2018, pada pukul 20.30 WIB. Setelah itu, ledakan juga terjadi sekira pukul 22.30 WIB dan pukul 23.00 WIB.

Diduga pelaku menggunakan bom pipa yang merupakan bahan baku yang digunakan oleh jaringan ISIS. Akibat ledakan yang terjadi menewaskan 3 orang yang merupakan sepasang suami istri dan anak sulungnya, satu di antaranya tewas ditembak.

5. Bom Pospam Tugu Kartosuro 

Peristiwa ledakan bom terjadi di depan Pos Pengamanan (Pospam) saat Idul Fitri 2019 di Tugu Kartosuro, Sukoharjo, sekira pukul 22.47 WIB pada Senin 3 Juni 2019 lalu.

Bom Kartosuro

Pelaku bom bunuh diri bernama Rofik Asharuddin (RA) merupakan warga Dusun Kranggan RT 01/RW 02, Wirogunan, Kartasura, Sukoharjo. Aksi pelaku yang terekam kamera CCTV terlihat berjalan santai saat melewati kendaraan polisi yang terparkir di samping Pospam.

Akibat ledakan di Pospam itu, pelaku mengalami luka yang cukup parah. Tubuhnya bersimbah darah ditemukan tergeletak di depan Pospam Tugu Kartosuro. Pelaku bom Kartosuro diduga terpapar ISIS.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini