nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

25 Korban Kecelakaan Tol Cipali Masih Dirawat di RSUD Ciereng

Mulyana, Jurnalis · Kamis 14 November 2019 13:17 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 14 337 2129755 25-korban-kecelakaan-tol-cipali-masih-dirawat-di-rsud-ciereng-3PILifugFV.JPG Bus AKAP alami kecelakaan di Tol Cipali, Subang, Jawa Barat (Foto: Okezone.com/Mulyana)

SUBANG - Sebanyak 25 korban kecelakaan maut di ruas Tol Cipali KM 117+800 jalur B, yang masuk Kabupaten Subang, Jawa Barat hingga saat ini masih dirawat intensif di RSUD Ciereng.

Korban, mayoritas mengalami luka-luka di bagian tangan, kaki dan kepala. Adapun, tujuh korban meninggal dunia, saat ini sedang dipulasara oleh petugas dan menunggu pihak keluarga.

Humas RSUD Ciereng Subang, Mamat Abdurrachmat, mengatakan, korban yang selamat totalnya ada 26 orang. Tetapi, hanya satu yang sudah diperbolehkan pulang. Karena, hanya mengalami lecet-lecet.

"Sedangkan, yang 25 orang lagi masih dirawat," ujar Mamat, Kamis (14/11/2019).

Mamat menyebutkan, ada 26 korban yang selamat dan tujuh korban meninggal dunia yang dibawa ke RSUD. Mereka, merupakan korban kecelakaan di ruas Tol Cipali, pada pukul 00.15 WIB.

Saat ini, korban yang selamat kondisinya mulai membaik. Tetapi, masih dalam pengawasan tim medis. Sehingga, 25 orang ini belum diperkenankan pulang. Sedangkan, untuk korban yang meninggal dunia, petugas di ruang pemulasaraan jenazah sudah memandikan korban.

Sementara itu, kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Tol Cipali KM 117+800 jalur B, tepatnya di Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang, Jabar. Kecelakaan itu, melibatkan Bus Sinar Jaya dengan nomor polisi B 7949 IS dengan Bus Arimbi bernomor plat B 7168 CGA. Akibatnya, tujuh penumpang bus meninggal dunia, dan 26 penumpang lainnya mengalami luka-luka.

Tol CipaliTol Cipali (Foto: Okezone/Fathnur)

Kanit IX PJR Tol Cipali AKP Aziz Syarifudin, mengatakan, kecelakan maut ini terjadi pada Kamis 14 November 2019 sekitar pukul 00.15 WIB. Kronologi bermula saat Bus Sinar Jaya melaju dari arah Jakarta menuju Palimanan.

Setibanya di lokasi kejadian, Bus Sinar Jaya oleng lalu menyeberang ke jalur berlawanan, yakni jalur B. Dari arah Palimanan, datang Bus Arimbi. Tabrakan kedua bus inipun tak terelakkan.

"Kuat dugaan, sopir Bus Sinar Jaya mengantuk. Sehingga, sopir tidak bisa mengantisipasi laju kendaraannya," ujar Aziz.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini