5 Fakta Aksi Bom Bunuh Diri Lukai 6 Orang di Mapolrestabes Medan

Sarah Hutagaol, Okezone · Kamis 14 November 2019 08:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 14 337 2129640 5-fakta-aksi-bom-bunuh-diri-lukai-6-orang-di-mapolrestabes-medan-7GN5zLV8O8.JPG Suasana pasca-ledakan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan. (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

JAKARTA - Pagi Pukul 08.45 WIB, 13 November 2019, Markas Polrestabes Medan, Sumatera Utara dikagetkan dengan ledakan bom dari seseorang yang melakukan aksi bunuh diri.

Ledakan yang terjadi itu menyita pemberitaan nasional, berikut fakta-fakta terkait bom bunuh diri yang melukai enam orang itu.

1. Ledakan Bom di Loket Pengurusan SKCK

Pelaku meledakan bomnya di depan kantin di dekat loket pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Saat ledakan terjadi, loket sedang ramai oleh masyarakat yang sedang mengurus SKCK seiring dengan tengah dibukanya penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

"Saat hendak masuk dia berdiri sendiri di depan pintu sambil membawa ransel. Lalu petugas kita menanyakan dia mau kemana, dan katanya mau urus SKCK," ucap Kabid Humas Polda Sumut Tatan Dirsan.

2. Pelaku Berjumlah 1 Orang

Pihak kepolisian memastikan bahwa pelaku dari bom bunuh diri hanya berjumlah 1 orang. Nama pelaku adalah Rabbial Muslim Nasution (RMN) alias Dede (24), yakni seorang pelajar atau mahasiswa.

Foto: Istimewa

3. Enam Orang Terluka

Akibat dari aksi bom bunuh diri tersebut, sebanyak lima orang petugas kepolisian, dan satu orang pengunjung Polrestabes Medan terluka.

Kompol Abdul Mutolip, Kasi Propam Polrerabes Medan mengalami luka tangan kanan robek; Kompol Sarponi, KasubBag Bin Ops Polrestabes Medan mengalami luka robek bokong sebelah kanan; dan Aipda Deni Hamdani, Brigadir Si Propam Polrestabes Medan mengalami luka-luka terkena serpihan.

Selanjutnya Bripka Juli Chandra, Brigadir Si Propam Polrestabes Medan mengalami telingan sebelah kanan tidak bisa mendengar; Ricard Purba, PHL Bag Ops mengalami luka memar di wajah dan lengan; dan Ihsan Mulyadi Siregar (27) warga Bakti Suka Dono, Tanjung Gusta Kec. Sunggal, mengalami luka di pinggul sebelah kiri terkena serpihan.

4. Bom Dililit di Pinggang

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, pelaku ledakan Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara (Sumut), menggunakan bom pinggang saat melancarkan aksinya.

"Bom-nya dililit di tubuh. Bom pinggang. Ada baterai, plat besi metal kemudian ada sejumlah paku banyak ada beberapa irisan kabel itu akan didalami. Ada potongan tombol switch on-off," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (13/11/2019).

5. Pelaku Pakai Jaket Ojek Online

Saat melakukan aksinya di Polrestabes Medan, pelaku bom bunuh diri tersebut diketahui menggunakan jaket salah satu perusahaan ojek online.

Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, kalau jaket itu dipakai sebagai salah satu bentuk penyamaran.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini