Bom Bunuh Diri di Medan, Anggota DPR Minta Polri Tingkatkan Kewaspadaan

Sarah Hutagaol, Okezone · Kamis 14 November 2019 06:32 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 14 337 2129633 bom-bunuh-diri-di-medan-anggota-dpr-minta-polri-tingkatkan-kewaspadaan-LcJioVQkhh.jpg Lokasi ledakan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan. (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Herman Herry mengutuk keras aksi bom bunuh diri yang terjadi di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara pada Rabu 13 November 2019 pagi.

"Saya mendukung dan mendorong Polri untuk segera mengusut kejadian tersebut hingga tuntas," ucap Herman kepada Okezone, Rabu (13/11/2019).

Politisi PDI Perjuangan (PDIP) ini meyakini kepolisian bisa menegakkan hukum atas kejadian tersebut, dan juga memberikan perlindungan dan rasa aman terhadap masyarakat.

"Tidak hanya di Medan, saya mendorong Polri untuk meningkatkan kewaspadaan di seluruh Indonesia demi memastikan kejadian seperti ini tak terulang lagi," kata dia.

Lebih lanjut, Herman pun mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang, menjalankan aktivitas seperti biasa serta bersatu untuk tidak takut terhadap setiap teror yang datang.

(Foto: iNews.id)

"Saya mengimbau seluruh masyarakat untuk menahan diri untuk tidak menyebarkan foto-foto maupun video aksi tersebut. Selain agar masyarakat tidak perlu mendapatkan gambar atau visual mengerikan, menyebarkan foto dan video hanya membantu tercapainya tujuan teror itu sendiri," ucap Herman.

Sekadar informasi, ledakan terjadi di Mapolrestabes Medan. Pelaku yang memakai jaket ojek online itu diduga melakukan bom bunuh diri. Akibat peristiwa itu, enam orang luka-luka serta sejumlah kendaraan rusak.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, pelaku menggunakan bom pinggang dalam melancarkan aksinya. Material bom terdiri dari baterai, plat besi metal, paku, irisan kabel dan lain sebagainya.

(qlh)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini