nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemprov Sumut Tanggung Biaya Pengobatan Korban Bom di Polrestabes Medan

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Rabu 13 November 2019 17:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 13 337 2129428 pemprov-sumut-tanggung-biaya-pengobatan-korban-bom-di-polrestabes-medan-Ek7Isb1lpd.jpg Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (Foto: Okezone)

MEDAN - Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, menegaskan jika seluruh korban ledakan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan harus dirawat secara baik hingga benar-benar sembuh. Edy pun menjamin biaya pengobatan para korban.

Menurut Edy, para korban terluka bukan akibat kesalahan mereka. Apalagi, kejadian itu terjadi di ruang publik yang harusnya aman untuk masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah merasa perlu bertanggung jawab atas insiden tersebut.

"Tentang biaya pengobatan, pasti ditanggung oleh pemerintah. Ini kan perbuatan yang salah tadi itu. Pemerintah yang bertanggung jawab,” ujar Edy Rahmayadi dalam keterangan resmi Humas Pemprov Sumut, Rabu (13/11/2019).

Baca Juga: Polri Pastikan Korban Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan 6 Orang 

Lokasi ledakan di Mapolrestabes Medan (Foto: iNews)

Tentang pemulihan kondisi keamanan pascaledakan bom, Edy Rahmayadi meminta masyarakat untuk percaya dan menyerahkan seluruhnya kepada pemimpinnya dan aparat yang berwenang.

“Pemulihannya kembalikan kepercayaan rakyat kepada pemimpinnya. Pemimpinnya salah satunya adalah saya,” ujar Edy.

Diketahui ada enam orang menjadi korban bom bunuh diri yang terjadi pada pagi tadi. Mereka adalah Kompol Abdul Mutolip (Kasi Propam Polrestabes Medan) mengalami luka tangan kanan robek; Kompol Sarponi (Kasubbag Bin Ops Polrestabes Medan) mengalami luka robek bokong sebelah kanan.

Aipda Deni Hamdani (Brigadir Si Propam Polrestabes Medan) mengalami luka-luka terkena serpihan, Bripka Juli Chandra (Brigadir Si Propam Polrestabes Medan) mengalami telinga sebelah kanan tidak bisa mendengar.

Baca Juga: LPSK Siap Bantu Korban Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan 

Ricard Purba (Pekerja Harian Lepas Bag Ops) mengalami luka memar di wajah dan lengan dan Ihsan Mulyadi seorang mahasiswa mengalami luka di pinggul sebelah kiri terkena serpihan. "Korban semuanya luka ringan dirawat di RS Bhayangkara Sumut," ujar Karopenmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini