nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Moeldoko Menduga Bomber Polrestabes Medan Sudah Pantau Lokasi

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Rabu 13 November 2019 16:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 13 337 2129398 moeldoko-menduga-bomber-polrestabes-medan-sudah-pantau-lokasi-DlWLAJ9LQ6.jpg KSP Moeldoko (foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko menduga pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan sebelum melakukan aksinya, terlebih dahulu melakukan pemantauan di lokasi kejadian. Dengan begitu ia menjadi tahu bagaimana penjagaan yang dilakukan oleh anggota Polrestabes Medan.

“Mereka juga pasti melihat kebiasaan-kebiasaan dari satuan itu dalam menjalankan kegiatan hariannya. Untuk itu mereka bisa menyamar dan seterusnya,”ujar Moeldoko di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (13/11/2019).

 Baca juga: Serang Polisi dengan Ketapel, 1 Terduga Teroris di Riau Ditembak

Terkait pelaku yang menggunakan jaket ojek online, Moeldoko mengungkap bisa saja pelaku terlebih dahulu membeli atribut ojek online itu, agar tak mendapatkan perhatian yang lebih dari petugas.

“Ya bisa saja sebagai anggota organisasi itu bisa juga hanya membeli jaketnya atau menyamar,” tururnya.

 Baca juga: Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Mahfud Md Sebut Kualitas Teroris Bertambah

Karena itulah dengan modus operasi baru yang dilakukan oleh Bomber ini, Moeldoko pun meminta agar seluruh aparat lebih mengatisipasi lagi agar tak terulang kembali.

“Nah ini juga modus-modus ini harus betul-betul dikenali dengan baik oleh seluruh aparat, agar nanti tidak boleh terjadi ke depannya,” terangnya.

“Intinya bahwa mereka juga mempelajari kebiasaan-kebiasan kita dan mereka juga mencari teknik masuk ke suatu tempat agar tidak dicurigai dan seterusnya. Untuk itu lah perlu sekali lagi seluruh aparat keamanan untuk selalu lebih waspada lagi,” imbuhnya.

Ledakan bom bunuh diri terjadi di areal Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11/2019) pagi. Ledakan tersebut memicu kepulan asap di areal barat areal gedung Mapolres.

Informasi yang dihimpun Okezone, ledakan terjadi di depan kantin di dekat loket pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Saat ledakan terjadi, loket sedang ramai oleh masyarakat yang sedang mengurus SKCK seiring dengan tengah dibukanya penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Hingga saat ini, Tim Detasemen Khusus (88) Antiteror bersama Polda Sumatera Utara (Sumut) menyelidiki ledakan yang diduga bom bunuh diri. Akibat ledakan tersebut, lima orang anggota polisi dan satu orang mahasiswa terluka.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini