nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Mahfud Md Sebut Kualitas Teroris Bertambah

Fahreza Rizky, Jurnalis · Rabu 13 November 2019 16:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 13 337 2129389 bom-bunuh-diri-di-polrestabes-medan-mahfud-md-sebut-kualitas-teroris-bertambah-9msP9Fstsu.jpg Menko Polhukam, Mahfud MD (foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud Md mengatakan aparat keamanan sedang mengungkap peristiwa bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan. Pengungkapan ini untuk membongkar jaringan pelaku.

"Tentu nanti akan diumumkan secara resmi oleh yang langsung di lapangan. Tetapi yang jelas kita menindak seperti itu kan langsung mencari jaringannya. Itu pintu masuk untuk membuka jaringan. Dan itu selalu tidak sulit untuk melakukan ini," kata Mahfud di Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (13/11/2019).

 Baca juga: Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan Dikenal Tertutup

Mantan Menteri Pertahanan (Menhan) itu berujar, subyek dan kualitas pelaku teror kekinian semakin bertambah. Jika dahulu dilakukan oleh pelaku berusia tua atau dewasa, kini bisa dilakukan oleh anak muda. Kemudian pelakunya tidak hanya laki-laki, tetapi melibatkan perempuan dan anak.

 Lokasi Bom Bunuh Diri

"Ya teroris itu, saya kemarin bilang teroris sekarang itu kualitasnya dan subyeknya bertambah. Dulu orang tua-tua, dewasa. Sekarang ada perempuan, tiga kasus perempuan. Yang satu yang Sidoarjo, Sidoarjo kan meledakan diri dengan anaknya. Yang kedua yang nusuk Wiranto itu kan (istri pelaku) perempuan," jelasnya.

 Baca juga: Pelaku Bom Bunuh Diri Polrestabes Medan Nyamar Jadi Driver Ojek Online

"Yang di Sibolga itu yang ditangkap suaminya lalu dia mau ditangkap, meledakan diri juga perempuan. Lalu ada anak-anak yang di Sidoarjo itu anak-anak yang pak Wiranto juga melibatkan anak-anak. Lalu sekarang anak muda. Pokoknya kita harus waspada," sambungnya.

Sekadar informasi, ledakan terjadi di Mapolrestabes Medan pagi tadi. Pelaku yang memakai jaket ojek online ini diduga melakukan bom bunuh diri. Akibat peristiwa itu, enam orang dikabarkan luka-luka serta merusak kendaraan lainnya.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan pelaku menggunakan bom pinggang dalam melancarkan aksinya. Bom tersebut dililit ditubuhnya. Material bom terdiri dari baterai, plat besi metal, paku, irisan kabel dan lain sebagainya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini