nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Markasnya Diserang Bom, Kapolrestabes Medan: Saya Belum Dapat Data Lengkap

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Rabu 13 November 2019 15:42 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 13 337 2129375 markasnya-diserang-bom-kapolrestabes-medan-saya-belum-data-lengkap-wHhSvaMLkb.jpg Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto (Okezone.com/Wahyudi)

BOGOR - Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto sedang berada di Sentul, Bogor, Jawa Barat mengikuti Rakornas pemerintah pusat dengan Forkopimda saat aksi bom bunuh diri terjadi di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, pagi tadi.

Saat ditanya wartawan di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Rabu (13/11/2019), Dadang belum bisa memberikan keterangan kepada wartawan terkait aksi teror bom di kantornya.

"Saya belum dapat data lengkap (soal bom di Mapolrestabes Medan), jika sudah ada nanti saya sampaikan," kata Dadang.

Baca Juga: Kapolrestabes Medan Lagi di Bogor saat Markasnya Diserang Bom Bunuh Diri

Menurutnya, sinyal handphone peserta Rakornas termasuk miliknya di SICC sedang di acak atau jammer karena berada di area ring 1 Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membuka rapat tersebut.Bom di Mapolrestabes Medan

Terduga pelaku bom di Mapolrestabes Medan (Istimewa)

"Tadi handphone saya enggak ada sinyal, di jammer ada Presiden (Jokowi). Jadi saya belum ada data lengkap, nanti kalau sudah ada pasti disampaikan," singkat Dadang.

Baca juga: Pelaku Bom Mapolrestabes Medan Berinisial RMN

Ledakan bom di Mapolrestabes Medan terjadi saat banyak masyarakat sedang mengurus SKCK untuk mendaftar jadi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Pelaku berinisial RMN diketahui menggunakan jaket ojek online saat masuk ke Mapolrestabes Medan.

Satu orang tewas diduga pelaku dan enam lainnya luka-luka dalam ledakan tersebut.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini