Meutya Hafid : Hasil Munas Golkar Harus Jadi Pemersatu Kader

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Rabu 13 November 2019 14:14 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 13 337 2129311 meutya-hafid-hasil-munas-golkar-harus-jadi-pemersatu-kader-Q3lAZ6y1oC.jpg Ketua DPP Golkar Meutya Hafid

JAKARTA - Menjelang penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas), Ketua DPP Partai Golkar Meutya Hafid berharap semua kader Partai Golkar jaga soliditas dan kebersamaan.

Meutya menilai, perbedaan-perbedaan pandangan di internal partai seyogyanya bisa diselesaikan secara musyawarah. Sehingga dalam Munas nantinya diharapkan bisa tercapai musyawarah mufakat.

“Segala perbedaan pandangan di partai ada baiknya diselesaikan dengan cara musyawarah, termasuk juga dalam Munas Partai Golkar yang nantinya akan memilih Ketua Umum DPP Partai Golkar periode 2019-2024,” kata Meutya kepada wartawan, Rabu (13/11/2019).

Ilustrasi

Ketua Komisi I DPR RI juga ingin segala persoalan yang ada di Munas nantinya malah berpotensi mengancam kesolidan partai berlambang pohon beringin itu.

“Apapun persoalannya, jangan sampai ada konflik yang berpotensi mengancam kesolidan partai. Hasil Munas nanti harus menjadi pemersatu kader untuk bersama-sama berkarya demi kemajuan Golkar. Untuk itu pentingnya memelihara semangat musyawarah dan mufakat, dan tentunya saya berharap Munas pada Desember ini bisa tercapai kata mufakat,” tutur Meutya.

Selain itu, ia juga berharap siapapun calon yang akan maju dalam Munas Partai Golkar 2019, pemilihan bisa berjalan lancar tanpa gejolak. Meutya juga menekankan agar soliditas partai terus dipertahankan.

Baca Juga : Bamsoet Duga Bom di Polrestabes Medan Dikendalikan dari Jauh

“Saya melihat Pak Airlangga sosok yang bijak, santun, dan saya rasa beliau figur yang bisa mempersatukan. Sementara Mas Bambang Soesatyo (Bamsoet) adalah tokoh senior yang telah matang. Jadi saya yakin Mas Bamsoet bisa berkomunikasi baik dengan Pak Airlangga untuk tercapai musyawarah mufakat. Demikian juga para pemegang suara, intinya voting itu pilihan akhir, yang utama musyawarah,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, Partai Golkar akan menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) pada 4-6 Desember mendatang di Jakarta. Selain itu, sebelum Munas partai Golkar juga menggelar agenda Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) partai golkar yang akan diselenggarakan tanggal 14-15 November.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini