nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Minta Pemda Tak Banyak Buat Perda, Jokowi: Saya Orang Lapangan, Saya Ngerti

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Rabu 13 November 2019 14:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 13 337 2129303 minta-pemda-tak-banyak-buat-perda-jokowi-saya-orang-lapangan-saya-ngerti-sgeF3ZLXud.jpg Presiden Jokowi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pemerintah daerah tak lagi banyak membuat peraturan daerah (Perda) lantaran saat ini pemerintah ingin melakukan penyederhanaan regulasi.

"Saya sudah pesan ke pimpinan DPR, saya pesan ke Ketua DPRD jangan banyak-banyak membuat Perda, jangan membuat banyak-banyak Pergub, Lerbup, Perwali. Negara ini sudah kebanyakan aturan dan negara kita bukan negara peraturan," kata Jokowi saat membuka Rakornas Forkopimda di Sentul, Bogor, Selasa (13/11/2019).

Kepala Negara mengatakan, banyaknya aturan membuat pemerintah justru terjebak sendiri dengan aturan yang dibuatnya. Jokowi ingin pemerintah lebih fleksibel agar bisa berjalan lebih cepat.

"Saya tahu buat perda pasti ada kunker, ada studi banding, saya ngerti, saya ngerti tapi stop. Dan di kunker ada apanya saya ngerti, dan di studi banding ada apanya saya ngerti, saya orang lapangan saya ngerti, stop Perda yang meruwutkan masyarakat," terang dia.

Jokowi

Baca Juga: Aksinya Minta Jatah Parkir Viral dan Bikin Resah Warga, Ormas di Bekasi Minta Maaf

Jokowi menyampaikan keinginan pemerintah yang akan melakukan omnibus law guna merevusi 74 UU agar dibuat menjadi satu UU.

Jokowi pun menyampaikan salah satu keinginannya agar pemerintah bisa mencontoh Amerika yang selalu menghabuskan dua aturan bila ingin menerbitkan satu peraturan agar negara Paman Sam itu tidak terjerat dengan banyak aturan.

"Saya mau buat aturan itu juga, menteri mau buat permen 1 boleh tapi ilang 10 permen, bukan 2 tapi saya masih hitung-hitung biar permen-permen itu hilang. Kebanyakan peraturan justru pusing sendiri. Fleksibilitas paling penting, kecepatan paling penting semua negara," imbuhnya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini