nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Siswa di Pekanbaru Dibully, Kak Seto: Harusnya Sekolah Jamin Tak Ada Kekerasan

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis · Rabu 13 November 2019 09:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 13 337 2129153 siswa-di-pekanbaru-dibully-kak-seto-harusnya-sekolah-jamin-tak-ada-kekerasan-hnFLkHkYNH.jpg Kak Seto. (Foto : Okezone.com)

PEKANBARU – Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi, meninjau kondisi MFA, siswa SMP Negeri 8 Pekanbaru yang di-bully dan dianiaya sejumlah teman kelasnya.

Pria yang akrab disapa Kak Seto itu menilai, aksi bullying terjadi akibat kelalaian pihak sekolah. Padahal perilaku anak di sekolah adalah tanggung jawab pihak sekolah.

"Saya sangat sesalkan adanya pem-bully-an di sekolah. Padahal saat peristiwa itu, ada guru. Namun, ada pembiaran dari pihak guru," kata Kak Seto usai mengunjungi MFA di daerah Tenayan Raya, Pekanbaru kepada Okezone, Selasa (12/11/2019).

Ilustrasi bullying. (Foto : Amerikanki)

Adanya bullying di sekolah, lanjut Kak Seto, karena memang ada kesalahan dari sekolah yang melakukan pembiaran. Karena menurutnya, korban sering di-bully temannya.

"Ada yang perlu dikoreksi dari guru-guru. Pihak sekolah harus menjamin tidak ada pem-bully-an dan kekerasan terhadap anak," ucap psikolog anak itu.


Baca Juga : Siswa Patah Hidung dan Dirawat karena Dibully Temannya, KPAI Kecam Pihak Sekolah

MFA, siswa kelas 8 SMPN 38, di-bully dan dianiaya oleh sejumlah teman kelasnya. Peristiwa ini terjadi di ruang kelas. Ironisnya saat kejadian, guru yang mengajar malah sibuk main handphone dan tidak melerai kejadian tersebut. Akibatnya korban mengalami patah hidung dan harus dioperasi.

Baca Juga : 5 Fakta Siswa SMP Pekanbaru Dibully dan Dianiaya Teman hingga Patah Hidung

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini