BNPB Ingin Perangi Pencemaran Merkuri dari Penambangan Emas Liar

Arie Dwi Satrio, Okezone · Rabu 13 November 2019 10:21 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 13 337 2129143 bnpb-ingin-perangi-pencemaran-merkuri-dari-penambangan-emas-liar-jWa00iYYDY.JPG Kepala BNPB Doni Monardo (Humas BNPB)

Melihat dari beberapa kasus tersebut, Doni Monardo meminta pemerintah daerah tentunya dibantu dengan Kementerian dan Lembaga serta unsur TNI/Polri untuk bersama-sama mengatasi permasalahan darurat tersebut demi generasi yang akan datang. Doni optimis bahwa hal itu bisa dicapai sebagaimana yang pernah dilakukan sebelumnya di Gunung Botak, Maluku, saat dirinya menjabat sebagai Pangdam Pattimura 2015 lalu.

Ke depannya, selain dengan upaya penegakan hukum, langkah-langkah yang harus dipertimbangkan dalam rangka pemberantasan pertambangan ilegal adalah alih profesi para pekerjanya. Dalam hal ini, upaya seperti yang sudah dilakukan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) di Banyumas, dari penambang ilegal menjadi petani bisa dijadikan contoh.

Selain itu, Doni juga memberikan solusi lain di bidang wisata, peternakan dan perkebunan produktif berkelanjutan lainnya. Pembangunan berkelanjutan adalah pembangunan yang mementingkan kepentingan generasi sekarang dan generasi yang akan datang.

Mengacu pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007, BNPB memiliki kewenangan sebagai pengawasan terhadap pelaksana tata ruang dan pengelolaan lingkungan serta pencegahan kerusakan lingkungan. Dalam hal itu, BNPB sebagai pemerintah pusat dapat bertindak sebagai koordinator dan pemerintah daerah sebagai eksekutor sehingga kedepannya, kolaborasi tersebut dapat dimaksimalkan dalam rangka menanggulangi kerusakan lingkungan. Kendati demikian, permasalahan lingkungan tidak hanya tugas pemerintah pusat maupun daerah saja. Masalah lingkungan adalah tanggung jawab seluruh rakyat Indonesia.

Saya adalah orang paling depan yang membela rakyat dari merkuri. Apa kita rela masyarakat kita cacat seumur hidup? Tanyakan kembali kepada diri kita masing-masing. Maka dari itu dengan "Kita jaga alam, alam jaga kita!" tutup Doni.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini