nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Serda Iman Gea Terbukti Meninggal Akibat Kecelakaan saat Latihan

Fetra Hariandja, Jurnalis · Rabu 13 November 2019 07:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 13 337 2129128 serda-iman-gea-terbukti-meninggal-akibat-kecelakaan-saat-latihan-JLyOBFaZrI.jpg Kapendam I/BB Kolonel Inf Zeni Djunaidhi memberi penjelasan terkait wafatnya Serda Iman Berkat Gea. (Foto: Pendam I/BB)

MEDAN – Penyebab meninggalnya Serda Iman Berkat Gea telah terungkap melalui hasil visum. Terbukti ia meninggal karena kecelakaan dalam latihan bela diri dan tidak ada faktor kesengajaan apa pun.

Hal itu sebagaimana diutarakan Kapendam I/BB Kolonel Inf Zeni Djunaidhi saat memberi keterangan pers pada Selasa 12 November 2019 di Ruang Media Centre Pendam I/BB, Kilometer 7,5 Jalan Gatot Subroto, Kota Medan, Sumatera Utara.

Baca juga: TNI Ajak Masyarakat Bersatu Hadapi Ancaman Perpecahan 

Kapendam menyatakan turut berbelasungkawa atas meninggalnya Serda Imam. "Kami di sini mewakili Pangdam I/BB mengucapkan turut belasungkawa atas meninggalnya prajurit Yonif 122/TS," ujar Kolonel Inf Zeni.

(Foto: Pendam I/BB)

Lanjut Kapendam menjelaskan, adanya jahitan di leher mendiang Serda Iman, Danru 3 Ton 1 Kompi B Yonif 122/TS Dolok Masihul, Sergai, Sumut, tersebut merupakan bekas suntikan formalin.

"Ini kan suasana berduka, hormati dan beri motivasi keluarga yang ditinggalkan. Alangkah bijaknya suasana berkabung ini diisi dengan doa," harapnya.

Baca juga: Hidupkan Kembali Jabatan Wakil Panglima TNI, Jokowi: Ini Mengelola Manajemen Besar 

Terkait adanya dugaan informasi-informasi yang kurang bagus didengar atas meninggalnya Serda Iman pada Senin 4 November 2019, Kapendam meminta agar berbagai pihak, khususnya media, dapat memberitakan hal yang telah dikonfirmasi ke dirinya.

"Jenazah diantarkan langsung oleh Danyonif 122/TS dan anggotanya ke pihak keluarga, menerima dengan ikhlas, dan memar di kepala bagian belakang akibat mendiang terjatuh saat latihan itu juga, tidak ada indikasi apa pun, ini murni kecelakaan latihan," ucap Kapendam.

Prajurit TNI, kata Kapendam, saat ini tetap profesional, apabila ditemukan kejanggalan pasti diproses. "Sekali lagi saya tegaskan ini murni latihan," tegasnya.

Dalam kesempatan sama, Danpomdam I/BB Kolonel CPM Sudarman Setiawan menyampaikan bahwa setelah menerima informasi ada prajurit Yonif 122/TS, jajarannya diperintahkan oleh Pangdam I/BB untuk menurunkan tim investigasi.

"Apabila ada ditemukan fakta kelalaian dalam kejadian tersebut, maka kita akan proses dan penanganan investigasi meninggalnya Serda Iman, sampai saat ini masih dilakukan investigasi," jelas Danpomdam.

Sementara berdasarkan keterangan Kakesdam I/BB, pemberian formalin dilakukan untuk mengawetkan jenazah yang akan dimakamkan beberapa hari kemudian.

"Untuk jenazah yang akan dimakamkan dalam beberapa hari dilakukan pengawetan dengan suntikan formalin, dan ada beberapa cara pengawetan jenazah yaitu melalui suntikan formalin," terang Kakesdam.

"Semua tergantung dengan berapa lama jenazah mau dimakamkan," imbuhnya.

Terkait penegakan hukum, menurut Kakumdam I/BB Kolonel CHK TA Nugraha, dalam penanganan meninggalnya Serda Iman, pihaknya tergantung hasil investigasi.

"Apabila ada ditemukan hal-hal kejanggalan, maka kita proses sesuai hukum yang berlaku," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini