nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Di Tangan Airlangga, Golkar Dinilai Mampu Menembus Badai Politik

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Selasa 12 November 2019 17:34 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 12 337 2128941 di-tangan-airlangga-golkar-dinilai-mampu-menembus-badai-politik-d31P9wC5cv.jpg Airlangga Hartarto (Foto: Okezone)

JAKARTA - Partai Golkar bakal menggelar Musyarawah Nasional (Munas) pada Desember 2019 . Di perhelatan tersebut, sudah muncul sejumlah calon kuat ketua umum, salah satunya petahana Airlangga Hartarto.

Pengamat politik dari Lembaga Analisis Politik Indonesia (LAPI), Maksimus Ramses Lalongkoe menuturkan, di tangan Airlangga, partai berlambang pohon beringin berhasil menembus badai politik sekira dua tahun lalu. Hingga akhirnya Golkar kembali eksis.

Baca Juga: Bandingkan dengan Nasdem, Bamsoet Miris Lihat Kondisi Partai Golkar

Menuju kursi ketua umum, Airlangga juga tidak mencalonkan diri secara terbuka melainkan dipilih para kader Golkar. Hingga akhirnya sukses mempertahankan suara Golkar di Pileg. Bahkan, mengantarkan Joko Widodo (Jokowi) memenangkan Pilpres hingga dua periode.

"Sebelumnya, Golkar selalu kalah dukung Capresnya," kata Maksimus dalam keterangannya, Selasa (12/11/2019).

Airlangga

Menurut Maksimus, kalau Golkar salah menempatkan orang di pucuk pimpinan, belum tentu bisa melewati badai politik. Selama ini juga tak terdengar manuver politik di internal Golkar untuk menjatuhkan Airlangga dari elit DPD I maupun II.

Kondisi tersebut, menurutnya, menunjukan kepemimpinan Airlangga mampu menciptakan stabilitas politik di internal Golkar. Kondisi sekarang ini, juga menunjukan Airlangga sosok pemimpin yang tepat di Golkar, dan itu terlepas dari kepercayaan Jokowi menjadikannya menteri.

"Kepercayaan yang diberikan Jokowi terhadap Airlangga, apalagi telah dipercaya dua kali sebagai menteri, merupakan prestasi kader Partai Golkar juga," ujarnya.

Baca Juga: Munas Golkar Diharapkan Capai Kesepakatan Bersama

Airlangga, kata Maksimus, masih menjadi tokoh sentral di Golkar. Untuk mempertahankan kejayaan Golkar, ia menyarankan agar para kader beringin kembali mendukung Airlangga sebagai ketua umum.

Diperlukan kekompakan fungsionaris DPP, DPD I, DPD II dan organisasi sayap Partai Golkar agar Airlangga kembali duduk di kursi ketua umum.

"Kekompakan ini, harus secara eksplisit melalui kesepakatan bersama. Sehingga Munas nanti dilakukan secara aklamasi untuk menetapkan kembali Airlangga sebagai ketua umum," katanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini