Share

Bahas Rangkulan Surya Paloh dengan Sohibul Iman, Jokowi : Saya Cemburu

Muhamad Rizky, Okezone · Senin 11 November 2019 21:32 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 11 337 2128576 bahas-rangkulan-surya-paloh-dengan-sohibul-iman-jokowi-saya-cemburu-UT7adjHVwy.jpeg Presiden Jokowi (Foto : Biro Pers Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali membahas soal rangkulan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dan Presiden PKS Sohibul Iman. Hal itu diungkapkan Jokowi saat memberikan sambutan pada HUT Ke-8 Partai Nasdem di JI Expo, Jakarta Pusat.

Di awal sambutannya Jokowi mengatakan dirinya sangat menghormati Surya Paloh dan menyayanginya. Ucapan itu seperti balasan dari pidato Surya Paloh yang sangat sayang kepadanya.

"Yang saya hormati, yang saya sayangi, yang saya cintai, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh," kata Jokowi yang disambut gemuruh tepuk tangan kader Nasdem, Senin (11/11/2019).

Surya Paloh berpelukan dengan Sohibul Iman (Foto : PKS)

Kemudian, Jokowi membahas perihal rangkulan Paloh dan Sohibul Iman. Ia mengaku bahwa cemburu lantaran tidak pernah dirangkul erat oleh Surya Paloh.

"Urusan rangkulan Bang Surya dan Pak Sohibul Iman itu hanya masalah kecemburuan. Masalah kecemburuan karena saya tak pernah dirangkul seerat itu. Tapi setelah sambutan saya akan peluk erat Bang Surya lebih erat dari Pak Sohibul Iman," paparnya.

Menurut Jokowi, kedekatan antara Surya Paloh dan Sohibul Iman tidak perlu dilihat sebagai suatu hal yang aneh. Justru menurutnya hal itu bagus asalkan untuk kemajuan bernegara.

"Rangkulan itu apa yang salah itu bagus. Tapi semua kembali ke niatny, kalau niatnya untuk komitmen kenegaraan apa yang salah kalau untuk komitmen kebangsan apa yang keliru, sangat bagus apa yang dicontohkan bang Surya," tuturnya.

"Kalau rangkulan itu untuk komitmen persaudaraan, untuk persatuan saudara setanah air apa yang keliru, itu bagus sekali," sambung Jokowi.

Baca Juga : Azis Syamsuddin Sebut Aklamasi Bisa Terjadi di Munas Golkar

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun membantah ada hubungan yang kurang harmonis dalam koalisinya. Menurut Jokowi saat ini koalisi terbangun dengan sangat solid.

"Jadi salah besar kalau koalisi ini tidak rukun, keliru gede sekali kita rukun rukun aja ya, kalau bu Mega enggak nyalami bang Surya ya kelewatan saja wong saya sering ko, jangan dimasalahkan yang kecil negara membutuhkan ide gagasan besar," tukasnya.

Usai menyampaikan pidatonya, Jokowi turun dari podium dan memeluk erat Surya Paloh di kursinya.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini