nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mendagri Ingin Evaluasi Pilkada Langsung, Ketua DPR: Lihat Dulu Urgensinya

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Senin 11 November 2019 12:53 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 11 337 2128286 mendagri-ingin-evaluasi-pilkada-langsung-ketua-dpr-lihat-dulu-urgensinya-e7WMl5bg3D.jpg Ketua DPR RI, Puan Maharani (foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian ingin melakukan evaluasi, terhadap pelaksanaan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung.

Terkait hal itu, Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan, wacana tersebut harus terlebih dahulu melihat apa urgensinya. Apalagi Pilkada secara langsung sudah dilaksanakan beberapa kali.

“Ya kita lihat dulu urgensinya, apa yang disampaikan pak Mendagri itu. Karena apapun kita itu sudah melakukan pemilihan langsung sudah beberapa kali,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/11/2019).

 Baca juga: Mahfud MD Sebut Jokowi Tampung Ide Kepala Daerah Dipilih DPRD

Meski begitu Puan mengingatkan, jika nantinya pelaksanaan Pilkada secara langsung dievaluasi, maka evaluasi tersebut didahului oleh kajian yang mendalam.

“Dan memang banyak hal yang perlu dievaluasi. Kemudian ada urgensi tertentu itu Komisi II dan mengkaji hal itu secara hati-hati. Jangan sampai kita mundur ke belakang,” tegas Puan.

Dilanjutkannya, evaluasi terhadap pelaksaan Pilkada serentak itu harus mendetail di setiap daerah yang melaksanakan Pilkada langsung. Karena, Puan menilai setiap wilayah memiliki tingkat keberhasilan yang berbeda dalam pemilihan kepala daerahnya masing-masing.

 Baca juga: Jokowi Terima Pimpinan KPU di Istana Merdeka

“Kita kan negara besar, 500 lebih kabupaten/kota dengan 34 provinsi. Kita lihatnya case by case, dalam artian tak bisa secara menyeluruh, ada daerah yang berhasil, ada yang perlu evaluasi. Ini kita cermati secara hati-hati dan kita kaji secara hati. Jangan sampai kita reaktif dan mundur ke belakang,” tutur Puan.

Sebelumnya diwartakan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan kemungkinan pihaknya bakal mengkaji pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung. Apalagi, kata Tito, sistem politik Pilkada serentak sudah berjalan selama 20 tahun dan menurut dia perlu dilakukan evaluasi untuk mengetahui apakah masih relevan.

“Tapi kalau dari saya sendiri, justru pertanyaan saya adalah apakah sistem poltik pemilu pilkada ini masih relevan setelah 20 tahun?” kata Tito di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 6 November 2019.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini