nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Begini Kondisi Polisi Donggala yang Tertembak Rekannya

Herman Amiruddin, Jurnalis · Minggu 10 November 2019 03:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 10 337 2127902 begini-kondisi-polisi-donggala-yang-tertembak-rekannya-j2yFM2zsnQ.jpg Rumah Sakit Bhayangkara Makassar (Okezone.com/Herman)

MAKASSAR - Aipda Nabud Salama (35), satu dari dua polisi dari Polsek Sirenja, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) yang tertembak oleh rekannya, dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar di Jalan Mappaodang, Makassar, Sulawesi Selatan. Ia didampingi oleh keluarga dan personel Polda Sulteng.

Kabid Dokkes Polda Sulsel Kombes Raden Hardjuno mengatakan, Nabud menderita patah tulang belakang pada rahang akibat terkena peluru dan saat ini sedang dirawat di ICU RS Bhayangkara Makassar.

"Kesadarannya masih baik karena hanya patah pada rahang belakang, jadi pernapasannya itu yang kita perhatikan sehingga dia berada di ruang ICU," kata Raden kepada Okezone di Makassar.

 Ilustrasi

Nabud dirujuk dari Rumah Sakit Undata, Kota Palu, Sulteng ke RS Bhayangkara Makassar menggunakan helikopter. Setelah mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, pasien dibawa ke RS Bhayangkara dengan ambulans.

Baca juga: Polisi Tembak Rekannya di Donggala, Lalu Coba Bunuh Diri

"Tadi sekitar jam 2 siang masuk Rumah Sakit Bhayangkara dengan kondisi patah pada tulang. Saat ini yang bersangkutan sedang ditangani oleh dokter spesialis, dokter bedah mulut di Rumah Sakit Bhyangkara," ujar Raden.

Nabud yang menjabat sebagai Kepala Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Sirenja tertembak oleh Aiptu Purwanto dengan senjata api jenis SS1 V2 Sabhara, Jumat 8 November 2019. Nabud mengalami luka tembak di bagian leher.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini