nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anggota Polisi di Donggala yang Tertembak Rekannya Dirujuk ke Makassar

Herman Amiruddin, Jurnalis · Sabtu 09 November 2019 20:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 09 337 2127849 anggota-polisi-di-donggala-yang-tertembak-rekannya-dirujuk-ke-makassar-VhoifqeLXE.jpg Ilustrasi Rumah Sakit (foto: Shutterstock)

MAKASSAR - Aipda Nabud Salama, satu dari dua anggota kepolisian dari Polsek Sirenja, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) yang tertembak, dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara, di Jalan Mappaodang Makassar, Sulawesi Selatan.

Nabud sempat mendapatkan perawatan medis secara intensif pasca ditembak oleh rekan sesama polisi Aiptu Purwanto, dengan senjata api senapan jenis SS1 V2 Sabhara di bagian kepala, Jumat 8 Oktober 2019.

Baca Juga: Propam Turun Tangan Dalami Kasus Penembakan Sesama Polisi di Donggala 

Perwira yang menjabat sebagai Kanit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Sirenja itu tiba Rumah Sakit Bhayangkara didampingi sejumlah pihak keluarga dan jajaran Polda Suteng.

Ilustrasi (foto: Shutterstock) 

Aipda Nabud dirujuk dari Rumah Sakit Undata, Kota Palu ke Makassar menggunakan helikopter. Mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Makassar menggunakan ambulans.

Diketahui, Aipda Nabud itu mengalami luka tembak dibagian leher. Saat ini, Di RS Bhayangkara Makassar, langsung dilakukan perawatan intensif kepada Nabud di ruangan IGD.

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengungkapkan bahwa Propam Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) telah turun tangan untuk mendalami kasus penembakan sesama polisi di Donggala.

"Saat ini sedang ditangani oleh Propam Polda Sulteng didalami dulu terkait menyangkut masalah kejadian tersebut," kata Dedi kepada Okezone

Baca Juga: Kasus Polisi Tembak Rekannya di Donggala, Ini Reaksi Kapolda Sulteng 

Saat ini, kata Dedi, kedua polisi itu masih menjalani pemeriksaan intensif di rumah sakit terdekat. "Kemudian kedua korban saat ini sedang dirawat di rumah sakit di Donggala, sedang ditangani oleh tim medis di rumah sakit," imbuh Dedi.

Saat disinggung mengenai penyebab kejadian itu, Dedi memastikan bahwa saat ini masih didalami. "Keduanya masih dirawat, penyebabnya masih didalami," ujar Dedi.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini