nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nasdem Jelaskan Maksud Pidato Surya Paloh soal Rangkulan yang Dicurigai

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Sabtu 09 November 2019 18:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 09 337 2127783 nasdem-jelaskan-maksud-pidato-surya-paloh-soal-rangkulan-yang-dicurigai-FZxkz2FO18.jpg Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh (foto: Okezone/Arif Julianto)

JAKARTA - Politikus Partai Nasdem, Teuku Taufiqulhadi menjelaskan soal pidato Ketua Umumnya, Surya Paloh dalam acara Kongres ke-II Partai Nasdem di JI Expo, Jakarta Pusat, pada Jumat, 8 November 2019, kemarin.

Di mana, dalam pidatonya tersebut, Surya Paloh sempat menyinggung adanya pihak-pihak yang mencurigai pertemuan dirinya dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman.

Baca Juga: Pertemuan dengan PKS Dicurigai, Nasdem Bandingkan PDIP yang Rangkul Gerindra 

Menurut Taufiqulhadi, pidato Surya Paloh tersebut bersifat umum. Pidato Surya Paloh, kata Taufiqulhadi, tidak menjurus kepada pihak-pihak tertentu dan juga bukan merunut pada pertemuan khusus.

"Pidato Pak Surya Paloh adalah pidato bersifat umum, yang ditujukan tidak kepada pihak tertentu secara khusus dan tidak untuk waktu khusus pula. Tapi, dimaksudkan kepada seluruh bangsa Indonesia untuk saat ini dan untuk masa-masa yang akan datang," kata Taufiqulhadi saat dikonfirmasi Okezone, Sabtu (9/11/2019).

Surya Paloh berangkulan dengan Presiden PKS Sohibul Iman/Foto: PKS	 

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat menyindir pelukan mesra antara Ketua Umum (Ketum) Partai Nasdem, Surya Paloh dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman. Sindiran itu diungkapkan Jokowi saat memberikan sambutan dalam perayaan HUT ke-55 Partai Golkar di Hotel Sultan, Jakarta, pada 6 November 2019.

"Yang saya hormati Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh yang lebih cerah dari biasanya sehabis pertemuan beliau dengan Pak Sohibul Iman, Presiden PKS," kata Jokowi.

Surya Paloh menganggap bahwa pernyataan Jokowi itu sebagai sebuah guyonan atau bercandaan bukan sindiran. Paloh justru gembira menanggapi respon dari Jokowi tersebut.

"Masa kalian enggak tanggap, Pak Jokowi itu punya sense of humor tinggi. Kita tetap gembira menerima respon humoris dari Pak Jokowi," kata Paloh di Hotel Sultan.

Baca Juga: Tanggapi Kapitra Ampera, NasDem Bantah Retak dengan Koalisi 

Namun, di kesempatan yang berbeda, Surya Paloh kembali angkat bicara soal pertemuannya dengan Sohibul Iman yang sempat disindir Jokowi. Paloh menyinggung pihak-pihak yang berlebihan menaruh curiga terkait rangkulannya ‎dengan Sohibul Iman.

"Kita berkunjung pun ke kawan, mengandung kecurigaan. Ini bangsa model apa seperti ini?," ungkap Paloh di acara Kongres ke-II Partai Nasdem di JI Expo, Jakarta Pusat.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini