nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi Minta Golkar Jaga Soliditas, Bamsoet Diharap Berpikir Kembali Sebelum Maju Munas

Muhamad Rizky, Jurnalis · Sabtu 09 November 2019 11:17 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 09 337 2127723 jokowi-minta-golkar-jaga-soliditas-bamsoet-diharap-pikirkan-kembali-sebelum-maju-munas-bS9FwfgnxV.jpg Airlangga dan Bambang Soesatyo. (Foto : Ist)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpesan agar Partai Golkar dapat menjaga soliditas saat menyampaikan pidato di HUT Golkar, beberapa waktu lalu. Jokowi menegaskan, adanya guncangan di tubuh Golkar dapat berdampak pada stabilitas politik nasional.

Terkait hal itu, menurut Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Syamud Basri Ngabalin, Presiden jelas meminta agar Golkar tetap menjaga soliditas partai.

“Ucapan Jokowi mengenai soliditas dan komitmen merupakan pesan terhadap seluruh kader Partai Golkar, khususnya kepada Bambang Soesatyo yang juga menghadiri perayaan HUT ke-55 Partai Golkar,” ujar Basri, dalam keterangannya, Sabtu (9/11/2019).

Ia yakin Jokowi memberikan peringatan kepada Golkar agar tetap solid. Basri yakin, Jokowi tahu adanya komitmen Bambang Soesatyo (Bamsoet) untuk mendukung Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum pada Munas partai mendatang. Jokowi paham jika Bamsoet berjanji tidak akan lagi maju sebagai calon ketua umum (caketum) Partai Golkar, apalagi setelah didorong dan dijadikan sebagai Ketua MPR RI.

Langkah-langkah politik yang dilakukan Airlangga tersebut menurut Basri, adalah sebuah proses untuk membuat Golkar solid dan tidak mengalami goncangan. Basri juga berterima kasih kepada Jokowi yang memiliki perhatian lebih untuk Golkar agar menjaga soliditasnya.

HUT Golkar. (Foto : Okezone.com/Harits Tryan Akhmad)

“Kini, Bamsoet harus menyadari ambisinya tetap maju sebagai calon ketua umum Golkar bukan hanya mengingkari komitmen terhadap partai dan Airlangga Hartarto secara pribadi, tetapi juga akan mengganggu soliditas Golkar dan pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin,” ujar Basri.

Basri juga mengingatkan bahwa ambisi dari Bambang Soesatyo menantang Airlangga di Munas bisa menjadi tidak terkendali.

“Jika menggunakan penalaran yang wajar, ambisi tersebut dapat merusak relasi Partai Golkar dengan Pak Jokowi dan akan menjadi titik mulainya goncangan terhadap pemerintah. Tentu Bamsoet telah menyadari hal tersebut dengan segala konsekuensinya,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Basri berharap, semua kader terbaik Golkar untuk menjaga solidaritas dan komitmen membesarkan partai. “Peran dan kepedulian Pak Jokowi pada Golkar telah menjadikan dan memberikannya hak untuk ikut menentukan kebesaran Golkar. Pak Jokowi adalah kita” ucapnya.


Baca Juga : Tim Pendukung Dorong Bamsoet Tetap Maju dalam Munas Golkar

Selain itu Basri melihat jika Airlangga sudah sangat baik dalam memimpin Golkar. Bahkan Jokowi pun memujinya. “Presiden menyebutkan Partai Golkar akan melejit di bawah Airlangga sebagai ketua umum yang top. Kedua, Golkar telah menjadi tulang punggung pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin,” katanya.

Ia pun yakin akan Jokowi merestui Airlangga untuk kembali dipilih sebagai ketua umum Partai Golkar pada Munas Golkar yang akan dilaksanakan pada Desember 2019.

Baca Juga : Bamsoet Dikabarkan Maju di Munas Golkar, Airlangga : Kita Monitor Saja

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini