nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ma'ruf Amin: Muhammad SAW Pemimpin yang Melakukan Perubahan Super Cepat

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Jum'at 08 November 2019 23:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 08 337 2127643 ma-ruf-amin-muhammad-saw-pemimpin-yang-melakukan-perubahan-super-cepat-xEPj36dzut.jpg Maruf Amin (Foto: Ist)

JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, Nabi Muhammad SAW merupakan seorang pemimpin yang mampu membawa perubahan bagi kehidupan umat manusia yang begitu cepat. Alquran, kata dia, telah menyatakan bahwa umat Muhammad merupakan umat yang terbaik di dunia melebih umat pada zaman nabi dan rasul lainnya.

"Perubahan yang dilakukan oleh Rasulullah super cepat, karena hanya dilakukan selama 23 tahun. Apa yang dicapai oleh Rasul karena memang beliau melakukan perubahan secara terus menerus, berkelanjutan. Perbaikan ke arah yang lebih baik secara berkelanjutan," ujar Ma'ruf dalam acara Maulid Nabi Muhammadi 1441 H di Istana Negara, Jakarta, Jumat (8/11/2019) malam.

Baca Juga: Hari Ini, Jokowi Akan Anugerahkan Gelar Pahlawan dan Rayakan Maulid Nabi 

Ma'ruf menerangkan, Nabi Muhammad berhasil melakukan perubahan akhlakul karimah melalui kesantuanan dan hatinya yang suci dan bersih.

"Karena itu, Allah mengatakan, rahmat Allah yang diberikan kepadamu, kamu bisa berlaku santun kepada mereka. Andai kata kamu kasar, keras hati, pasti mereka akan lari. Perubahan yang dilakukan Rasul adalah perubahan pada manusianya, dari akidah, cara berfikir, dan perilakunya," ujarnya.

Ma'ruf Amin mengajak semua pihak untuk meneladani dan mencontoh semangat perubahan yang dilakukan Nabi Muhammad SAW itu dalam membangun bangsa Indonesia yang lebih baik. "Mengubah Indonesia dari negara yang berpendapatan menengah menjadi negara berpendapatan tinggi. Mengubah Indonesia menjadi Indonesia maju," ujar dia.

Ketua Umum nonaktif MUI itu menerangkan bahwa pemerintah akan memprioritaskan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) agar bangsa Indonesia bisa bersaing dengan negara lainnya. Pemerintah, sambing dia, ingin SDM Indonesia unggul dan cerdas sehingga bisa menjadi produktif dalam membangun bangsa dan negara.

"Oleh karena itu, pemerintah membangun pelayanan kesehatan, dan juga berusaha menekan stunting, supaya tidak memberikan pengaruh SDM yang lemah. Membangun manusia yang cerdas melalui pendidikan, karena itu pemerintah akan melakukan reformasi pendidikan, baik formal maupun vokasi," tutur dia.

Baca Juga: Tak Berikan Sambutan di Maulid Nabi, Jokowi: KH Ma'ruf Amin Ahlinya 

Maruf Amin

Ma'ruf Amin mendorong lahirnya tenaga-tenaga yang produktif, bukan hanya bisa bekerja namun bisa menghasilkan pekerjaan yang besar, dan high impact. "Bukan sekadar bekerja. Pahala itu didasarkan kepada kepayahan, kelelahan tidak tepat lagi. Harus kita ubah bahwa pahala itu harus diukur dari manfaat, maslahat yang diberikannya, atau produktivitas yang dihasilkan," katanya.

Ma'ruf Amin menyatakan, pemerintah ingin SDM Indonesia punya semangat bertanding, fighting spirit yang tinggi hingga manusia yang berakhlakul karimah sebagaimana yang dicontohkan Muhammad SAW. "Bahasa Alqurannya fastabiqul khairat. Mudah-mudahan semangat Rasul yang kita dengar akan memberikan inspirasi dan merupakan dorongan semangat dalam rangka kita membangun Indonesia ke depan," ujarnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini