nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Bantah Jebak Pemuda Dalam Kasus Narkoba di Jakarta Barat

Muhamad Rizky, Jurnalis · Kamis 07 November 2019 19:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 07 337 2127069 polisi-bantah-jebak-pemuda-dalam-kasus-narkoba-di-jakarta-barat-s449S1yRlo.jpg Viral Video Penangkapan Pemuda (Foto: Facebook/Munx Guevara)

JAKARTA - Sebuah video di media sosial facebook viral setelah menayangkan aksi penangkapan terhadap seorang pemuda. Pemuda itu tiba-tiba ditangkap dan ditodongkan senjata oleh petugas kerena diduga terkait kasus narkotika.

Video itu diunggah oleh pemilik akun facebook bernama Munx Guevara. Terlihat ada sosok pria yang sedang bermain game di pinggir jalan di kawasan Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat.

Dalam narasi video tersebut disampaikan bahwa anggota kepolisian menjebak pemuda tersebut yang sedang nongkrong dipinggir jalan dengan memasukkan narkoba kedalam bungkus rokok. Petugas kemudian meminta pemuda tersebut mengambil barang haram itu.

Mengkorfirmasi video tersebut, soal Video Penangkapan Narkoba di Tegal Alur, Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Jebakan.

Viral

Baca Juga: Viral Video Pemuda Disebut Dijebak Bawa Narkoba

Mengklarifikasi video tersebut, Kapolsek Cengkareng, Kompol H. Khoiri menepis tudingan jebakan yang dilakukan anggota polsek dalam video tersebut.

"Mohon maaf, nauzibila minzalik ya, kalau polisi kita sekarang jebakan, kita akan pertanggung jawabkan dunia akhirat. Nauzubila minzalik, jadi saya pastikan tidak ada yang namanya jebakan, jadi bisa dikonfirmasi itu," kata Khoiri, Kamis (7/11/2019)

Khoiri menjelaskan, tim buser Polsek Cengkareng sebelumnya telah menangkap dua orang tersangka dalam kasus narkotika itu. Berdasarkan keterangan tersangka itu polisi hendak memburu satu kurir yang menaruh sabu di lokasi penangkapan.

"Singkatnya seperti ini, pertama kita mengamankan si A, dari A nyambung lagi ke si B. Dari B kita mau mengamankan si C. Si C ini adalah kurir dari salah satu tersangka. Si kurir ini menentukan satu tempat itu. Akhirnya dia taruh sabu yang ditentukan kurir," kata Khoiri.

Disaat yang sama pemuda itu tengah nongkrong dan bermain game menggunakan wifi gratis. Alhasil polisi turut mengamnakan pria tersebut untuk menggali keterangan karena dia berada di lokasi.

"Jadi kita amankan semua. Kalau tidak kita amankan, di khwatirkan yang sudah kita amankan dua orang ini akan curiga. Kenapa orang itu tidak kita amankan. Nanti di proses persidangan kita digugat atau lainnya. Makanya kita amankan, kita introgasi," tuturnya.

"Sebenarnya kita punya waktu ya 6x24 jam kemudian kita yakini bahwa dia itu belum 24 jam tidak ada kaitan dengan itu maka kami panggil keluarganya kami lepaskan. Dari keluarga sudah membuat surat pernyataan bahwa dia memaklumi dan itu tidak ada unsur penjebakan dan tidak ada apa-apa," sambungnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini