nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polemik Cadar & Cingkrang, Ini Penjelasan Menag saat Rapat dengan DPR

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Kamis 07 November 2019 17:49 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 07 337 2127032 polemik-cadar-cingkrang-ini-penjelasan-menag-saat-rapat-dengan-dpr-xQ8fW6S1fJ.jpg Menteri Agama, Fachrul Razi (Foto: Okezone.com/Arif Julianto)

JAKARTA - Menteri Agama, Fachrul Razi mendapat cecaran pertanyaan dari anggota Komisi VIII DPR dalam rapat terkait wacana larangan penggunaan cadar atau niqab, dan celana cingkrang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di kantor instansi pemerintah.

Menag pun akhirnya menjelaskan bahwa sebenarnya dia tidak melarang penggunaan cadar, tetapi ingin menyadarkan masyarakat bahwa cadar bukan standar ketakwaan. Dirinya berdalih bahwa penggunaan cadar dan celana cingkrang ini tak bisa dijadikan standar penilaian ketakwaan seseorang.

"Silakan, tidak pernah kami mengatakan dilarang pakai cadar. Kami khawatir ini berkembang dengan alasan ini ukuran ketakwaan umat, oleh sebab itu kami katakan bahwa cadar dengan ketakwaan tidak ada hubungannya," tegas Fachrul di ruang rapat Komisi VIII DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Saat ini, kata Fachrul, dirinya bersama jajaran Kemenag sedang berupaya agar cadar dan celana cingkrang tidak berkembang di masyarakat sebagai bentuk stigma ketakwaan.

“Kalau ada orang katakan, ini kalau enggak pakai cadar enggak takwa, tapi mendengar berwacana lain dia tidak mudah percaya. Jadi, kami ingin cadar ini tidak berkembang dengan alasan ketakwaan, ini yang bahaya menurut kami," tegasnya.

“Kalau ada orang di masjid-masjid ngomong di pengajian, kalau Anda mau betul-betul muslimah pakai cadar karena blablabla itu yang kami tidak mau,” kata Fachrul menambahkan.

Wanita BercadarWanita bercadar (Foto: Reuters)

Selain itu, dirinya menegaskan bahwa tidak akan melarang jika ada instansi pemerintah yang hendak melarang penggunaan cadar di wilayahnya. Namun dia memaklumi jika ada beberapa lembaga yang melarang cadar demi keamanan.

"Silakan, kalau Anda merasa itu sangat berbahaya orang pakai penutup muka dan sebagainya masuk ke ATM atau sebagainya itu urusan masing-masing," katanya menandaskan.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini