Rapat dengan Komisi III, Jaksa Agung Beberkan Hambatan Penyelesaian Kasus HAM Berat

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Kamis 07 November 2019 16:25 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 07 337 2126975 rapat-dengan-komisi-iii-jaksa-agung-beberkan-hambatan-penyelesaian-kasus-ham-berat-Pt0RYty8RD.jpg Jaksa Agung, ST Burhanuddin (foto: Okezone.com/Arif)

Sementara 12 perkara HAM yang belum diselesaikan yaitu sebelum UU nomor 26 tahun 2000 meliputi peristiwa 1965, peristiwa penembakan misterius (Petrus), peristiwa Trisaksi, Semanggi I dan Semanggi II.

Kemudian penculikan dan penghilangan orang secara paksa, peristiwa Talangsari, peristiwa simpang KKA, peristiwa rumah Gedong tahun 1989, peristiwa dukun Santet, ninja dan orang gila Banyuwangi 1998.

"Setelah UU nomor 26 tahun 2000 ada peristiwa Wasior, peristiwa Wamena, peristiwa Jambu Kepuk dan peristiwa Paniai 2014," tutur dia.

Selain itu, Kejagung sendiri pada tahun 2016 lalu telah melaksanakan koordinasi intensif yang menghasilkan sebanyak enam berkas penyidikan pelanggaran HAM berat yang belum bisa ditingkatkan ke tahap penyidikan.

“Enam berkas penyelidikan peristiwa pelanggaran ham berat itu yakni peristiwa Trisakti, kerusuhan Mei, peristiwa penghilangan orang secara paksa, Talangsari, penembakan misterius dan peristiwa 1965,” tukas dia.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini