nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengejutkan, Ini 6 Negara Pemasok Limbah Plastik Terbanyak ke Indonesia

Maulidia, Jurnalis · Kamis 07 November 2019 12:51 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 07 337 2126863 mengejutkan-ini-6-negara-pemasok-limbah-plastik-terbanyak-ke-indoneisa-YbsiUZtUAH.jpg Limbah Plastik Impor di Batam (Foto: Reuters)

JAKARTA - Indonesia merupakan negara penghasil sampah plastik dan kertas terbanyak dari negara maju. Sampah yang dikirim berdalih sebagai bahan baku industri di Tanah Air.

Presiden RI Joko Widodo pun sempat melontarkan tanggapan dengan berpendapat agar sampah impor yang masuk ke Indonesia tak merusak lingkungan serta terkontaminasi oleh bahan yang berbahaya dan beracun. Ia juga mengatakan, ada ketentuan pidana yang terkait bila sampah impor tersebut mengandung bahan berbahaya.

Hal yang sama juga ditegaskan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LKH) Siti Nurbaya. Ia berpendapat Indonesia tidak boleh menjadi tempat sampah dari negara maju. Pemerintah telah mengembalikan sekitar 400 kontainer berisi sampah dan limbah ke negara maju tersebut.

Ilustrasi

Menurut Siti, sebanyak 1.262 sampai 1.380 kontainer yang berisi sampah plastik dan kertas dari negara maju harus diperiksa. Ia juga memastikan impor sampah yang mengandung limbah harus dikembalikan.

Hal ini terjadi karena masalah pencemaran sampah plastik di Indonesia semakin banyak ditambah negara asing yang mengekspor limbah plastik ke Indonesia.

Dilansir dari Koran Sindo edisi Kamis, 7 November 2019, terdapat beberapa negara asing yang paling banyak memasok sampah plastik ke Indonesia.

1. Amerika Serikat (353.900 ton)

Foto: Independent

Amerika Serikat menjadi negara yang mengirimkan limbah plastik terbanyak di Indonesia. Dalam 10 tahun terakhir, sebanyak 353.930 ton limbah plastik yang dikirim ke Indoneisa. Sejak 2008, terhitung setiap tahun negara ini rutin menjadi salah satu negara pengirim limbah plastik terbanyak.

2. Kepulauan Marshal (193.700 ton)

Negara ini tercatat sebagai pengirim limbah plastik ke Indonesia sejak tahun 2016 silam. Dalam kurun waktu tiga tahun, jumlah limbah plastik yang dihasilkan sekitar 193.660 ton, melampaui Meksiko (118.030 ton), Australia (102.240 ton), dan Venezuela (76.610 ton). Padahal, negara-negara lain sudah lebih awal mengirimkan limbah plastik ke Indoneisa.

3. Meksiko (118.000 ton)

Ibu Kota Meksiko, Meksiko City menghasilkan sampah sebanyak 12 juta ton per tahun. Pada 2011, Meksiko City telah menutup bendungan terbesarnya. Hal ini menyebabkan sampah yang menumpuk di tempat pembuangan ilegal dan ditinggalkan begitu saja di jalanan. Ini merupakan bukti tidak adanya kebijakan yang komprehensif untuk tempat pengumpulan, pembuangan dan pemrosesan limbah di perkotaan.

4. Australia (102.200 ton)

Menurut catatan ekonomi, Negeri Kanguru ini mengekspor sampah sebanyak 52.000 ton ke Indonesia sepanjang tahun 2018. Dampak lainnya, aktivis menduga Australia telah menyusupkan ribuan ton sampah plastik di antara tumpukan kertas bekas itu "dengan kesengajaan."

5. Venezuela (76.600 ton)

Produksi sampah plastik di negara ini tercatat sebanyak 2,67 juta ton per tahun. Di Kota Vargas, sukarelawan mengambil sampah saat hari pembersihan pantai internasional sebagai langkah untuk mengurangi volume sampah di negeri yang saat ini sedang mengalami krisis ekonomi dan politik.

6. Singapura (59.800 ton)

Penduduk Singapura berjumlah 5.638.700 pada tahun 2018. Bayangkan dari setiap keluarga yang menghasilkan sampah plastik dalam setiap harinya. Menurut data dari Badan Lingkungan Nasional (NEA) Singapura, tercatat hanya 6% dari 815.200 limbah plastik yang dihasilkan oleh negeri pulau ini bisa didaur ulang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini