nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rapat di DPR, Menag Fachrul Razi Dicecar soal Larangan Cadar & Celana Cingkrang

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Kamis 07 November 2019 11:40 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 07 337 2126827 rapat-di-dpr-menag-fachrul-razi-dicecar-soal-larangan-cadar-celana-cingkrang-CTDzGolZIj.jpg Menag Fachrul Razi rapat di DPR RI. (Foto: Okezone.com/Harits Tryan)

JAKARTA - Komisi VIII DPR RI menggelar rapat perdana dengan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi di ruang rapat Komisi VIII, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Saat rapat baru dimulai, Ketua Komisi VIII DPR RI, Yandri Susanto langsung mencecar Fachrul Razi terkait wacana larangan penggunaan cadar (nikab) dan celana cingkrang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di instansi pemerintahan.

Yandri berkata, pihaknya ingin mendengar penjelasan wacana kebijakannya itu di depan Anggota Komisi VIII yang hadir di dalam ruang rapat. Hal ini mengingat wacana itu menimbulkan pro dan kontra di masyarakat.

“Beberapa pernyataan Pak Menteri yang saya kira penting untuk konfirmasi langsung di forum terhormat ini. Misalkan bagaimana Pak Menteri menyatakan bahwa cadar dan celana cingkrang perlu diatur sedemikian rupa terutama di ASN,” ucap Yandri di ruang rapat, Kamis (7/11/2019).

Yandri menganggap wacana yang diusulkan oleh Menag keliru terkait wacana program redikalisasi yang menyinggung cara berpakaian. “Nah itu menjadi pro dan kontra yang tinggi,” ucapnya.

Politikus PAN ini memandang terlalu dini jika menganggap cara berpakaian menggunakan cadar dan celana cingkrang disebut bentuk radikalisme. Apalagi BNPT sudah menyampaikan bahwa radikalisme tidak ada hubungan dengan cara berpakaian orang.

Ilustrasi penggunaan cadar. (Foto: Reuters)

"Kalau kita lihat bom Thamrin itu pakai blue jeans Pak. Di New Zealand yang menembaki masjid itu pakaian milenial. Kelompok kriminal bersenjata di Papua itu bukan celana cingkrang yang membunuh tentara dan sipil," kata dia.

Oleh sebab itu, dia khawatir pernyataan Fachrul yang mengaitkan cadar dan celana cingkrang dengan radikalisme akan menimbulkan kegaduhan di publik. Yandri meminta Menag lebih berhati-hati terkait permasalahan seperti ini.

"Pak Menteri harus hati-hari karena menghakimi orang terlalu dini pun juga menjadi soal serius. Bagaimana orang baik-baik atau yang tidak masalah selama ini merasa tersinggung ketika Pak Menteri sampaikan celana cingkrang bermasalah, cadar bemasalah," tukasnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini