nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

DPR Desak 4 Oknum Polisi Penculik WN Inggris Diproses Pengadilan

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 07 November 2019 06:37 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 07 337 2126715 dpr-desak-4-oknum-polisi-penculik-wn-inggris-diproses-pengadilan-OcuI3qspzN.jpg Masinton Pasaribu (Dok. Okezone)

JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI, Masinton Pasaribu meminta kepada Propam Polri untuk menindak tegas empat oknum polisi yang diduga melakukan penculikan dan pemerasan terhadap warga negara asing (WNA) asal Inggris, Matthew Simon Craib.

Bila hasil pemeriksaan internal ditemukan ada unsur pidana, maka pihaknya mendesak agar mereka diproses di pengadilan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Jika ditemukan unsur pidana harus diteruskan ke pengadilan,” kata Masinton kepada Okezone, Kamis (7/11/2019).

Ilustrasi

Ia meminta pemeriksaan terhadap keempat oknum polisi itu dilakukan secara intensif supaya publik bisa mengetahui peristiwa sebenarnya. “Karena menyangkut reputasi negara Indonesia di mata Internasional,” kata dia.

Tak hanya itu, lanjut dia, pemeriksaan juga perlu dilakukan kepada WNA tersebut. Hal tersebut untuk mengetahui aktivitasnya selama menjalankan bisnis di Indonesia. “Apakah keberadaan WNA tersebut di Jakarta karena sedang melaksanakan bisnis murni atau ada hal lain yang bersumber dari bisnis ilegal,” ujar dia.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya berjanji balal menindak tegas empat oknum polisi yang diduga melakukan penculikan, dan pemerasan terhadap WNS asal Inggris, Matthew Simon Craib.

Baca Juga : WN Inggris Diculik dan Diperas 4 Oknum Polisi

Baca Juga : Gara-Gara Kuda, Anak Tewas Dianiaya & Ayahnya Luka-Luka

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono menyebut saat ini empat oknum polisi itu telah berada di Polda Metro Jaya untuk diperiksa secara intensif.

"Pokoknya anggota yang terlibat dalam sebuah kasus pidana akan kita proses sesuai aturan yang berlaku ya. (Empat oknum polisi) ada di Polda Metro, sudah ya terimakasih," kata Argo di Polda Metro Jaya, Selasa 5 November 2019.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini