nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ibu Kandung Bayi yang Tewas di Mesin Cuci Diduga Gangguan Jiwa

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Rabu 06 November 2019 22:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 06 337 2126636 ibu-kandung-bayi-yang-tewas-di-mesin-cuci-diduga-gangguan-jiwa-g7kCJXosWq.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

JAKARTA - Satuan Reskrim Polresta Palembang menetapkan Sutinah (35), menjadi tersangka kasus pembunuhan anak kandungnya yang dimasukkan ke dalam mesin cuci, di kawasan Jalan Telaga Nomor 09 RT 41 RW 14 Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II Palembang, pada Senin 4 November 2019.

Menanggapi hal itu, psikolog dari Universitas Kristen Maranatha, Efnie Indriani menilai Sutinah mengalami gangguan mental, sehingga dirinya tega menghabisi buah hati dengan cara memasukan ke dalam mesin cuci.

"Biasanya seseorang sampai mau melakukan itu pasti kondisi mentalnya sedang mengalami gangguan," kata Efnie kepada Okezone, Rabu (6/11/2019).

 Baca juga: Ini Pengakuan Ibu Kandung yang Masukkan Bayi ke Mesin Cuci hingga Tewas

Menurut Efnie, adanya gangguan mental biasanya dipicu oleh kepanikan dan dihantam stres dengan tekanan yang tinggi. Hal inilah yang menyebabkan reaksi fungsi otak tidak terkontrol.

"Biasanya diawali dengan serangan panik dan stres tinggi. Hal ini memicu reaksi amigdala otak, sehingga seseorang bisa berperilaku di luar kendali," tuturnya.

Kata dia, jika hal tersebut terjadi maka fungsi otak depan yang memiliki peran untuk berfikir logis mendadak tidak aktif.

 Baca juga: 5 Fakta Mengejutkan Penemuan Bayi di Mesin Cuci

"Jika amigdala otak sudah aktif maka fungsi otak depan yang berperan sebagai fungsi berpikir akan terhenti," tutupnya.

Untuk diketahui, seorang bayi mungil yang baru saja ditemukan ditemukan oleh asisten rumah tangga kawasan Ilir Barat II Palembang di dalam mesin cuci. Kondisi bayi berjenis kelamin laki-laki ini saat ditemukan terbungkus plastik dan dalam keadaan lemas.

Kecurigaan pembuang bayi kemudian mengerucut ke Sutinah karena sebelum ditemukannya sang bayi, Sutinah masuk ke kamar mandi dalam waktu lama.

Saat keluar dari kamar mandi pun kondisi Sutinah lemas dan pucat sehingga rekannya membawa tersangka ini ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan. Namun, kompilasi mencari KTP Sutinah, rekan tersangka mendengar suara tangisan bayi, diterima dari dalam mesin cuci.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini