Mendagri Tito Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Desa Siluman

Wahyu Muntinanto, Okezone · Rabu 06 November 2019 18:17 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 06 337 2126578 mendagri-tito-minta-polisi-usut-tuntas-kasus-desa-siluman-dLf7jxpi7D.jpg Mendagri Tito Karnavian di Saat Pisah Sambut Kapolri di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok (foto: Okezone/Wahyu M)

DEPOK - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus mengusut dugaan penerimaan dana desa fiktif, yang diberikan terhadap sejumlah desa tak berpenghuni alias desa "siluman".

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menuturkan, pihaknya telah mengerahkan tim guna mendalami keberadaan desa siluman tersebut. Menurut dia, ada sekitar empat wilayah di Sulawesi Tenggara teridentifikasi menerima dana desa fiktif tersebut.

Baca Juga: Tanggapi Kasus Desa "Siluman", Jokowi: Ketemu, Tangkap!

"Tim sudah bergerak, bersama Pemerintah Provinsi dan Polda Sulawesi," ucap Tito di Mako Brimob, Kelapa Dua Depok, Rabu (6/11/2019).

Mendagri Tito Karnavian (foto: Puspen Kemendagri) 

Tito menuturkan, ada empat Desa di Sulawesi Tenggara menerima dana desa fiktif, namun setelah diperiksa ternyata tidak berpenghuni (tanpa penduduk). Selama ini, mekanisme pemeriksaan sendiri diakui Tito diserahkan langsung kepada pihak Pemerintah Provinsi masing - masing wilayah di Indonesia.

"Kementerian Dalam Negeri, tidak (turun) langsung untuk mengecek 70 ribu desa di Indonesia. Jadi, kita sudah membentuk tim bekerja sama dengan Provinsi, tim gabungan dan Polda Sultra" bebernya.

Tito menegaskan, apabila nantinya terbukti ada anggaran (dana desa) yang digunakan namun desa tersebut tidak ada. Maka, jelas ada tindak pidana korupsi, yang harus segera dilakukan proses hukum.

"Termasuk, ketika nantinya ada pemalsuan KTP, segala macam fiktif, maka pemalsuan dikenakan," tegasnya.

Selanjutnya, Tito telah berkoordinasi dengan Kapolda Sulawesi Tenggara agar memberikan penindakan tegas apabila memang dana desa tersebut diberikan tidak sebagaimana mestinya.

"Saya sudah tekankan kepada pak Kapolda Sultra, udah tindak aja kalau memang fiktif, bila ada korupsi tindak aja. Kedepan, saya pikir itu (penyaluran dana desa) nanti kita perbaiki sistemnya," pungkasnya.

Baca Juga: Polda Sultra Usut Desa Siluman di Konawe 

Seperti diketahui, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkap ada desa fiktif alias 'desa siluman' yang aktif menerima program Dana Desa. Maksudnya 'desa siluman' tersebut adalah desa yang tidak berpenghuni tetapi mendapatkan kucuran Dana Desa dari pemerintah.

Temuan ini pun akan segera diinvestigasi secepatnya oleh Sri Mulyani. Jangan sampai, Dana Desa yang tujuannya untuk membangun ekonomi desa justru masuk ke kantong-kantong pribadi yang tak bertanggung jawab.

Sebagai tindak lanjut, pihaknya bersama dengan Kementerian Dalam Negeri akan mengembangi temuan desa-desa tersebut. Sebab, kehadiran desa fiktif itu membuat dana transfer ke daerah yang dilakukan pemerintah pusat selama ini menjadi tidak tepat sasaran.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini