Wiranto Gugat Bambang Sujagad, Hanura : Itu Uang Apa?

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Selasa 05 November 2019 23:04 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 05 337 2126210 wiranto-gugat-bambang-sujagad-hanura-itu-uang-apa-dZE6zFbDdx.jpg Wiranto

JAKARTA - Mantan Menko Polhukam Wiranto menggugat Bambang Sujagad Susanto dengan tuduhan melakukan wanprestasi atau ingkar janji karena tak mengembalikan uang ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Wiranto menuntut mantan bendahara umum Partai Hanura itu mengembalikan uang yang dipinjamnya sebesar SGD2.310.000 atau setara dengan Rp 23,6 miliar dengan bunga selama sepuluh tahun sehingg harus membayar uang ganti rugi total Rp44,9 miliar.

Ilustrasi Shutterstock

Hal itu itu pun membuat pertanyaan bagi kader partai Hanura mengenai gugatan tersebut. Ketua Ketua DPP Hanura Inas Nasrullah Zubir pun merasa heran terkait gugatan Wiranto itu.

“Gugatan Wiranto kepada Bambang Sujagad Susanto, telah membuat kader-kader Hanura bertanya-tanya dan panasaran, uang apakah yang dititipkan oleh Wiranto kepada Bambang Sujagad? Pasalnya adalah pada tahun 2009 tersebut, Wiranto menjabat sebagai Ketua Umum partai Hanura dan Bambang Sujagad sebagai Bendahara Umum partai Hanura,” ujar Inas kepada wartawan, Selasa (5/11/2019).

Inas melanjutkan, angka gugatan sebesar SGD2.310.000 bukanlah jumlah yang kecil. Apalagi, jika uang tersebut disebutkan sebagai titipan kepada Bambang Sujagad yang pada saat itu sedang menjabat juga sebagai Bendahara Umum partai Hanura.

“Jadi Wiranto perlu mengklarifikasi melalui media, uang apakah dan darimana sumbernya sehingga harus dititipkan kepada Bambang Sujagad? Jika uang itu adalah uang pribadi Wiranto, kenapa dititipkan ke Bambang Sujagad?” imbuhnya.

Diketahui sebelumnya, Wiranto dalam gugatannya menyatakan Bambang selaku tergugat melakukan wanprestasi dengan tidak melaksanakan dan mentaati isi surat perjanjian tertanggal 24 November 2009 tentang penitipan dana sebesar SGD2.310.000 atau setara Rp23,6 miliar.

Baca Juga : Wiranto Gugat Eks Bendahara Hanura ke Pengadilan, Tuntut Bayar Rp44,9 Miliar

Wiranto meminta PN Jakarta Pusat menyatakan surat perjanjian pada 24 November 2009 yang ditandatangani antara dirinya dengan Bambang dinyatakan sah dan berkekuatan hukum.

“Memerintahkan tergugat untuk mengembalikan dana sebesar SGD2.310.000 yang jika dirupiahkan setara dengan Rp23.663.640.000 kepada penggugat,” begitu bunyi salah satu poin gugatan Wiranto seperti tertera dalam laman SIPP PN Jakarta Pusat.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini