nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

WN Inggris Diculik dan Diperas 4 Oknum Polisi

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Selasa 05 November 2019 13:39 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 05 337 2125941 wn-inggris-diculik-dan-diperas-4-oknum-polisi-WEwvCqyrzr.jpg Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo (foto: Okezone)

JAKARTA - Polda Metro Jaya berjanji balal menindak tegas empat oknum polisi yang diduga melakukan penculikan, dan pemerasan terhadap Warga Negara Asing (WNA) asal Inggris, Matthew Simon Craib.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono menyebut saat ini empat oknum polisi itu telah berada di Polda Metro Jaya untuk diperiksa secara intensif.

"Pokoknya anggota yang terlibat dalam sebuah kasus pidana akan kita proses sesuai aturan yang berlaku ya. (Empat oknum polisi) ada di Polda Metro, sudah ya terimakasih," kata Argo di Polda Metro Jaya, Selasa (5/11/2019).

 Penculikan

Saat disinggung lebih jauh terkait kasus penculikan tersebut, Argo enggan merinci lebih dalam. Dirinya hanya menyebut, akan menindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Pada intinya kalau misalnya itu anggota melaksanakan tindak pidana kita lakukan pemeriksaan ya, sesuai aturan yang berlaku," ujar Argo.

Sekadar diketahui, empat oknum anggota kepolisian ditangkap buntut kasus penculikan serta pemerasan. Korbannya adalah Matthew Simon Craib, yang merupakan Warga Negara Inggris.

Kasus tersebut berangkat dari adanya laporan polisi yang dibuat oleh Vitri Lugvuanty, rekan korban. Laporan tersebut teregister dalam nomor laporan LP/7002/X/2019/PMJ/Dit. Reskrimum, tanggal 31 Oktober 2019.

Saat itu, korban meminta izin pada Vitri untuk menemui orang dengan alasan pekerjaan. Persisnya, kejadian terjadi pada 29 Oktober 2019. Esoknya, sekira pukul 02.00 WIB korban mengabarkan Vitri kalau ia dalam perjalanan pulang. Hanya saja, ia tak kunjung tiba dirumah.

Selanjutnya, Vitri memperoleh kabar jika korban diculik enam orang dan empat diantaranya merupakan anggota Polri. Para penculik meminta tebusan uang senilai USD 1 juta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini