nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penahanan Imam Nahrawi Dipersoalkan di Sidang Praperadilan

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Senin 04 November 2019 16:33 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 04 337 2125572 penahanan-imam-nahrawi-dipersoalkan-di-sidang-praperadilan-4GkW973rZ7.jpg Sidang praperadilan Imam Nahrawi (Foto: Okezone/Sarah Hutagaol)

JAKARTA - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menjalani sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas penetapannya sebagai tersangka suap dana hibah KONI. Imam menggugat karena tak terima ditetapkan tersangka oleh KPK.

Dalam sidang pembacaan permohonan, tim kuasa hukum Imam Nahrawi, Saleh mempersoalkan penahanan kliennya pada 27 September 2019. Padahal, beberapa pimpinan KPK, termasuk Agus Rahardjo dan Saut Situmorang telah menyerahkan mandatnya ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak 13 September 2019.

"Karena yang melakukan penahanan di tanggal 27 September adalah Agus Rahardjo, selaku penyidik. Sementara kita tahu bahwa Pak Agus Rahardjo, ini bagus sendiri loh yang ngomong di media, ia menyerahkan mandat kepada Presiden tanggal 13 September 2019," ucap Saleh, Senin (4/11/2019).

"Selain itu, Pak Saut Situmorang juga sudah menyatakan mengundurkan diri. Nah, oleh karena itu ini kolektif kolegialnya kita kemudian jadikan materi praperadilan," tambahnya.

Baca Juga: KPK Perpanjang Masa Penahanan Mantan Menpora Imam Nahrawi 

Imam Nahrawi

Seperti diberitakan sebelumnya, Imam Nahrawi ditangkap KPK karena diduga menerima suap dan gratifikasi sejumlah Rp26,5 miliar. Uang tersebut disinyalir diterima Imam dalam dua kali tahapan.

Imam menerima uang pada medio 2014-2018 melalui Miftahul Ulum senilai Rp14,7 miliar dan kedua pada kisaran tahun 2016-2018 sejumlah Rp11,8 miliar.

Penetapan tersangka terhadap Imam Nahrawi dan Miftahul Ulum merupakan pengembangan perkara terkait kasus dugaan suap penyaluran dana hibah pemerintah untuk KONI lewat Kemenpora.

Sidang lanjutan praperadilan Imam Nahrawi tersebut pun akan dilanjutkan pada besok, Selasa, 5 November 2019 dengan agenda pembacaan jawaban dari pihak KPK.

Baca Juga: Dipenjara 2 Bulan, Berat Badan Imam Nahrawi Naik 3 Kg

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini