nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pegawai Kemenko Polhukam Gadungan Tipu Belasan Juta Modus Perjalanan Umrah

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Senin 04 November 2019 12:22 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 04 337 2125431 pegawai-kemenko-polhukam-gadungan-tipu-belasan-juta-modus-perjalanan-umrah-0THQlHoXxL.jpg Ilustrasi Penipuan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Polisi menangkap Irwan bin Momer (56) yang mengaku sebagai pegawai Kemenko Polhukam gadungan guna melakukan penipuan terhadap masyarakat.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Suyudi Ario Seto menyatakan bahwa pelaku menawarkan jasa memberangkatkan umrah. Caranya, pegawai Kemenko Polhukam gadungan itu kerap mendatangi sejumlah perkantoran.

"Tersangka sering mendatangi perkantoran-perkantoran dan mencari calon korban dengan menawarkan berbagai jenis jasa, salah satunya menawarkan jasa pengurusan perjalanan ibadah umrah," kata Suyudi melalui keterangan tertulis, Jakarta, Senin (4/11/2019).

Penipuan

Baca Juga: Mahfud MD Bongkar Modus Penipuan yang Gunakan Foto Anaknya

Kasus bermula pada tanggal 13 Juni 2019, dimana Irwan menyasar korban yang ingin memberangkatkan orang tuanya umroh. Dengan gaya berpakaian laiknya pegawai Kemenko Polhukam, Irwan sukses memperdaya korbannya.

"Untuk meyakinkan korban, tersangka menggunakan seragam Kementerian Polhukam dan dilengkapi ID Card," ujar dia.

Irwan kemudian meminta uang senilai Rp15 juta kepada korban untuk keperluan umrah. Setelah korban mentrasfer uang tersebut, Irwan langsung menghilang tanpa jejak.

"Korban melakukan transfer ke rekening milik tersangka sejumlah Rp15 juta. Setelah melakukan transfer dana itu korban tidak bisa menghubungi tersangka dan korban sadar bahwa telah ditipu," papar Suyudi.

Merasa tertipu, korban kemudian membuat laporan ke Polda Metro Jaya. Akhirnya, Irwan dapat diringkus di kawasan Cipinang, Jakarta Timur pada 29 Oktoaber 2019.

"Atas perbuatanya, tersangka dikenakan Pasal tindak pidana penipuan dan atau penggelapan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP," tutup Suyudi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini