nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

LSI Sebut Masyarakat Khawatir Bicara Politik, Nasdem: Faktanya Bebas Kok

Muhamad Rizky, Jurnalis · Senin 04 November 2019 09:53 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 04 337 2125369 lsi-sebut-masyarakat-khawatir-bicara-politik-nasdem-faktanya-bebas-kok-Pcflv4zVkR.jpg Ketua DPP Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago. (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA – Ketua DPP Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago mengkritisi hasil survei LSI yang menyatakan masyarakat saat ini semakin khawatir membicarakan persoalan politik. Menurut dia, hasil survei itu tidak sesuai kenyataan.

"Fakta di lapangan orang bebas kok bicara soal politik," ucap Irma saat berbincang dengan Okezone, Senin (4/11/2019).

Baca juga: Survei LSI: Kebebasan Sipil Cenderung Memburuk di Awal Periode Kedua Jokowi 

Ia menerangkan, orang-orang yang takut membahas politik merupakan mereka berbicara tidak berdasarkan data serta aturan. Hal ini, kata dia, dampak kebablasan berpendapat yang pernah terjadi.

Pengumuman hasil penelitian LSI. (Foto: Fahreza Rizky/Okezone)

"Mereka yang takut adalah oknum-oknum yang bicara tidak by data dan tidak tahu tentang regulasi, akibat kebablasan yang sempat terjadi," ungkap Irma.

Baca juga: Survei LSI: Mayoritas Warga Meyakini Pancasila dan UUD 1945 yang Terbaik 

Sekadar diketahui, Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei tentang modal dan tantangan kebebasan sipil, intoleransi, serta demokrasi di awal periode kedua pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Ditemukan ada kecenderungan memburuknya kebebasan masyarakat sipil.

Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan mengatakan publik yang menganggap sekarang masyarakat takut bicara politik semakin banyak yakni 43 persen. Jumlah tersebut meningkat tajam dibanding 2014 yang hanya 17 persen.

"Mereka yang menyatakan sekarang warga takut karena penangkapan semena-mena oleh aparat hukum juga naik, dari 24 persen pada 2014 menjadi 38 persen," tutur Djayadi dalam jumpa pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu 3 November 2019.

Baca juga: Survei LSI: Belum Ada Perbaikan Indikator Intoleransi Beragama dan Berpolitik 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini