nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Survei LSI: Mayoritas Warga Meyakini Pancasila dan UUD 1945 yang Terbaik

Fahreza Rizky, Jurnalis · Minggu 03 November 2019 17:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 03 337 2125221 survei-lsi-mayoritas-warga-meyakini-pancasila-dan-uud-1945-yang-terbaik-7VFzcpk76f.jpg Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan (Foto: Okezone/Fahreza Rizky)

JAKARTA - Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei tentang modal dan tantangan kebebasan sipil, intoleransi dan demokrasi di pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) periode kedua.

Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan mengatakan, terdapat modal cukup besar dan bisa dimaksimalkan oleh pemerintahan Jokowi di periode kedua. Modal cukup besar itu yakn, tren penguatan keyakinan bahwa Pancasila dan UUD 1945 sebagai landasan berbangsa dan bernegara yang paling baik.

Berdasarkan temuan survei LSI, mayoritas warga Muslim meyakini bahwa Pancasila dan UUD 1945 adalah yang terbaik bagi kehidupan bangsa. Jumlahnya mencapai 86,5%.

"Hanya 4% yang merasa dasar negara ini bertentangan dengan Islam, dan hanya 1,8% yang menganggapnya perlu diganti dengan undang-undang dasar yang lain," ucap Djayadi saat jumpa pers di Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (3/11/2019).

Baca Juga: Survei LSI: Kebebasan Sipil Cenderung Memburuk di Awal Periode Kedua Jokowi 

Jokowi-Maruf Amin

Secara umum, lanjut Djayadi, tampak terjadi pula tren penguatan keyakinan bahwa Pancasila dan UUD 1945 adalah landasan berbangsa dan bernegara yang paling baik.

Djayadi menuturkan, mayoritas warga lebih suka menganggap diri mereka sebagai warga negara Indonesia, yakni sebesar 66,4%. Sedangkan, sekitar 19,1% lebih suka menganggap diri sebagai umat agama tertentu, dan 11, 9% lebih suka sebagai warga etnis/suku tertentu.

"Artinya, identitas nasional (nasionalisme) warga Indonesia jauh lebih kuat dibandingkan identitas keagamaan dan kesukuan," ucapnya.

"Selama tiga tahun terakir, telah terjadi tren penguatan identitas kebangsaan yang dibarengi dengan pelemahan identitas keagamaan dan kesukuan," sambung dia.

Survei LSI dilaksanakan pada 8-17 September 2019. Populasi survei ini adalah warga negara Indonesia yang sudah berumur 17 tahun atau lebih. Responden dalam survei ini sebanyak 1.550. Margin of error dari ukuran sampel tersebut kurang lebih 2,5% pada tingkat kepercayaan 95%.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini