Ditanya Kasus Novel Baswedan, Kapolri Idham Azis Langsung Tinggalkan Wartawan

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Jum'at 01 November 2019 13:52 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 01 337 2124547 ditanya-kasus-novel-baswedan-kapolri-idham-azis-langsung-tinggalkan-wartawan-KhN0Jko9t8.jpeg Kapolri Jenderal Idham Azis bersalaman dengan Presiden Jokowi (Humas Setkab)

JAKARTA - Kapolri Jenderal Idham Azis tak mau menjawab pertanyaan wartawan soal kelanjutan pengungkapan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

Idham yang baru saja dilantik sebagai Kapolri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (1/10/2019) itu langsung mengakhiri sesi wawancara ‘cegat’ alias doorstop bersama wartawan, begitu ditanya soal kelanjutan kasus Novel Baswedan.

Mantan Kepala Bareskrim Polri itu bergegas meninggalkan wartawan menuju pintu Wisma Istana. Pintu itu adalah jalan khusus bagi para pejabat VIP dan tak bisa diakses wartawan.

Awalnya tanya jawab dengan wartawan berjalan lancar. Kepada pers, Idham Azis mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang telah memberikan kepercayaan menjadi Kapolri.

 idham azis

Idham Azis saat uji kelayakan di DPR (Humas Polri)

Idham Azis mengatakan Jokowi telah memberikan pesan untuk terus bekerja di Korps Bhayangkara dan ia berjanji amanah menjalankan tugas dari Presiden.

"Bapak Presiden memberikan menyampaikan kepada saya kerja, kerja, dan kerja," ujar Idham.

Baca juga: Dilantik Jokowi, Idham Azis Sah Jadi Kapolri

Namun, ketika wartawan bertanya tentang kasus Novel Baswedan, Idham Azis langsung mengakhiri sesi tanya jawab. Ia langsung pergi meninggalkan Istana Negara.

Idham Azis yang menjabat sebagai Kabareskrim pada 24 Januari 2019 merupakan ketua tim teknis pengungkapan kasus Novel Baswedan. Tapi, sampai hari ini dia gagal mengungkapkan kasus teror air keras tersebut.

Novel Baswedan disiram air keras di dekat rumahnya di Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Selasa 11 April 2017, hingga mata kirinya cacat permanen. Polri masih tak mampu mengungkapkan kasus tersebut.

Idham Azis selepas mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di DPR RI, Rabu 30 Oktoberi 2019, berjanji akan mengungkapkan kasus Novel setelah dirinya dilantik jadi Kapolri.

“Nanti begitu dilantik, saya akan menunjuk Kabareskrim baru dan nanti saya beri dia waktu untuk segera mengungkap kasus (Novel Baswedan) itu,” kata Idham.

Kadiv Humas Polri Irjen M. Iqbal mengatakan Kapolri segera menunjukkan Kepala Bareskrim yang baru. "Kabareskrim yang baru akan diperintahkan untuk segera menuntaskan kasus Novel Baswedan," kata Iqbal menjawab pertanyaan wartawan, setelah Idham pergi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini