Mensesneg: Stafsus Menteri Harus Dapat Persetujuan Presiden

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Jum'at 01 November 2019 00:18 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 31 337 2124360 mensesneg-stafsus-menteri-harus-dapat-persetujuan-presiden-FPReqMla6Y.JPG Menteri Sekretaris Negara, Pratikno (Foto: FK UGM)

JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno menyebut bahwa penunjukkan staf khusus (stafsus) menteri di Kabinet Indonesia Maju harus mendapat persetujuan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Stafsus menteri itu harus pejabat selevel PNS dengan pangkat eselon I. Nantinya para stafsus menteri tersebut akan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan Kepala Negara. Para stafsus tersebut merupakan orang-orang yang diminta para menteri di Kabinet Indonesia Maju.

"Oh iya kan ada beberapa leveling ya kalau pejabat eselon I itu kan melalui TPA ya. Nah sekarang ini kan setara dengan eselon I staf khusus itu. Mekanismenya tidak TPA, enggak. Tapi mekanismenya menyampaikan kepada Presiden, terus kemudian prosesnya cepat lah," ujar Pratikno di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (31/1/2019).

Pratikno menilai, nantinya Jokowi akan melihat usulan para stafsus menteri tersebut guna mengetahui kompetensi calon stafsus menjadi "tangan kanan" para menteri.

"Iya lah, kan yang penting bahwa itu kompeten, relevan dengan tugas-tugas kementerian, merupakan satu tembok yang saling mendukung antara stafsus yang satu dengan yang lain," paparnya.

Menurut Pratikno, para menteri akan mendapatkan jumlah stafsus yang berbeda-beda. Namun, ia memastikan bahwa satu menteri maksimal mempunyai lima stafsus.

"Dan juga kan masalah jumlah antar kementerian itu ada yang tugasnya besar, ada yang relatif tidak sebesar lainnya. memang ada gradasi, makanya jumlahnya maksimum lima. Tapi untuk menentukan jumlah itu kan nanti harus persetujuan Presiden," imbuhnya.

(put)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini