nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peradi Kubu Fauzie Ajukan Banding atas Putusan PN Jakpus

Rizka Diputra, Okezone · Jum'at 01 November 2019 00:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 31 337 2124352 peradi-kubu-fauzie-ajukan-banding-atas-putusan-pn-jakpus-UubN0QJlva.JPG Suasana sidang sengketa kepengurusan Peradi di PN Jakpus (Foto: Peradi)

JAKARTA - Tim kuasa hukum Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) kubu Fauzie Yusuf Hasibuan akan mengajukan banding atas putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang tak menerima gugatan mengenai keberadaan Peradi kubu Luhut Pangaribuan.

"‎Ya, kita pasti bandinglah, kita persiapkan dulu, kita dalam waktu dekat akan mengajukan banding," ujar Ketua Tim Kuasa Hukum Peradi kubu Fauzie, Supriyanto Refa.

Menurutnya, pihaknya bakal melakukan upaya hukum hingga ada putusan berkekuatan hukum tetap (inkracht) terkait sengketa ini guna membuktikan kepengurusan Peradi yang sah setelah terjadi perpecahan pascamusyawarah nasional (Munas) II Peradi di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada 2015 silam.

"Kita uji sampai ke tingkat Mahkamah Agung, apakah mereka yang benar atau kita yang benar. Kalau tingkat pengadilan negeri belum bisa kita jadikan acuan karena masih ada mekanisme. Kita hormati putusan ini, kita banding," tuturnya.

Lebih lanjut Refa menegaskan bahwa putusan majelis hakim yang diketuai Sunarso patut dikritisi. Sebab, mereka mengacu pada kedudukan hukum (legal standing) penggugat, sehingga menurutnya belum masuk ke pokok perkara.

"Rupaya dia (majelis hakim) main di legal standing dulu. Berarti dia belum masuk ke pokok perkara. Saya juga agak heran tadi, setelah itu nanti kita pelajari lagi, dia mempertimbangkan legal standing, tapi dia sudah masuk ke pokok perkara," ucap Refa.

Kantor Peradi

Ia menambahkan, ‎putusan ini tidak menjadikan Peradi yang digugat sebagai pihak yang sah. "Munas di Makassar itu ditunda, itu sebuah fakta bahwa itu ditunda. Kalau ditunda kemudian dinyatakan tidak sah, maka semua produk-produk setelah itu tidak sah, termasuk mereka juga. Jadi, mereka sebagai ketua umum Peradi juga tidak sah," paparnya.

Sementara di lain pihak, kuasa hukum Peradi kubu Luhut Pangaribuan, Rita, mengaku siap menghadapi penggugat jika mengajukan banding atas putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

"Kita adalah pihak yang digugat, tentunya kami siap menghadapi. Tapi saya kira tidak ada alasan untuk mengajukan gugatan kembali kepada Luhut," kata dia.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini