nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Maju Pilwalkot Solo, Gibran Dianggap sebagai 'Pangeran Politik'

Bramantyo, Jurnalis · Kamis 31 Oktober 2019 23:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 31 337 2124296 maju-pilwalkot-solo-gibran-dianggap-sebagai-pangeran-politik-ezmiZ9yun9.jpg Putra Sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka Temui Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di Kediamannya, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta, Kamis (24/10/2019). (foto: Okezone/Arif Julianto)

SOLO - Pengamat politik dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Aris Mundayat mengatakan, jika nantinya putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka resmi mendapatkan rekomendasi dari PDIP untuk maju di Pilwalkot Solo, maka impian warga Solo mendapatkan sosok pemimpin dari kalangan biasa akan sirna.

Menurut dia, sosok Gibran tak lepas dari Jokowi. Pasalnya, dengan kondisi saat ini, Gibran bukan lagi orang biasa.

Baca Juga: Gibran Dinilai Miliki Semua Sumber Daya untuk Menang di Pilwalkot Solo

Temui Megawati, Gibran Bahas Pencalonan Dirinya sebagai Cawalkot Solo 

"Gibran itu pada dasarnya tidak terlepas dari pak Jokowi. Pak Jokowi memang dulu orang biasa saja, bukan elite partai dan juga bukan berasal dari bangsawan partai, jadi orang biasa. Tapi, ketika Pak Jokowi sudah berada dalam circle elite politik, Gibran itu bukan lagi orang biasa. Tapi (menjelma) jadi bangsawan politik, sudah menjadi pangeran politik," kata Aris kepada Okezone, Kamis (31/10/2019).

Menurut Aris, sah bila akhirnya Gibran terjun ke dunia politik mengikuti jejak ayahnya. Namun, dengan kondisi status Gibran saat ini, maka impian warga Solo mendapat pemimpin dari kalangan rakyat biasa akan sirna.

Apalagi bila usulan Partai Gerindra, untuk calon Wakil Wali Kota Solo adalah Paundra diterima oleh PDIP, maka jalannya Pilwalkot Solo sudah pasti dimenangkan keduannya.

"Ditambah lagi (bila) Paundra pasangannya yang dipasangkan. Jelas Paundra itu juga bagian dari keluarga bangsawan politik. Kalau mereka berpasangan jelas sebagian orang Solo akan memilih dua bangsawan politik," paparnya.

Sehingga, ungkap Aris, perlu adannya lawan politik Gibran dan Paundra di Pilwalkot Solo dari kalangan rakyat biasa. Sebab, kemungkinan besar Megawati Soekarnoputri merestui Gibran maju lewat PDIP di Pilwalkot Solo.

Baca Juga: Gibran Berpeluang Besar Menangi Pilwalkot Solo karena Anak Presiden 

"Secara sosiologisnya Gibran sudah mendaftar menjadi anggota PDIP. Meskipun (saat ini) belum elite PDIP. (Begitu rekomendasi diterima Gibran) tetap akan dipilih oleh konstituen PDIP yang memang sangat loyal terhadap partainya. Dan (sudah) menjadi bagian dari kecenderungan yang selama ini sudah terjadi," terangnya.

Sehingga munculnya calon orang biasa seperti sosok Jokowi di Pilwalkot ini sangat dinantikan. "Saya berharap muncul orang biasa. Entah itu dicalonkan partai atau dari jalur independen muncul sebagai lawan tanding dari pasangan Gibran dan Paundra. Dan itu secara politik Solo akan menjadi menarik," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini