nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Siaga Hadapi Banjir di Indonesia, BNPB Anggarkan Dana Rp850 Miliar

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Kamis 31 Oktober 2019 17:50 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 31 337 2124223 siaga-hadapi-banjir-di-indonesia-bnpb-anggarkan-dana-rp850-miliar-ryiUWU5mrb.jpg Kepala Humas BNPB, Agus Wibowo (foto: Okezone.com./Sarah)

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengaku sudah menghadapi datangnya banjir, pada saat musim penghujan yang akan diprediksi mulai terjadi pada November dan Desember 2019.

Untuk siaga menghadapi datangnya banjir di sejumlah daerah di Indonesia, BNPB telah menganggarkan dana sisa tahunan yang masih cukup untuk beri bantuan satu Indonesia sebanyak Rp850 miliar.

"BNPB itu menyiapkan anggaran kurang lebih di akhir tahun untuk mendukung operasi penanggulangan bencana kita siapkan Rp850 miliar, sisa tahun ini," ucap Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Agus Wibowo di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Kamis (31/10/2019).

 Banjir

Dana sebesar ratusan miliar tersebut, kata Agus, merupakan dana siap pakai yang bisa langsung digunakan untuk menanggulangi masalah banjir di seluruh Indonesia. Namun, ia juga mengatakan bahwa dana itu bukan hanya untuk banjir saja.

"Kan enggak semua daerah banjir juga, daerah tertentu yang banjir itu baru Aceh, Sumatera Utara, mungkin sampai akhir Jakarta di beberapa daerah Jawa dan Kalimantan, yang lain belum, saya kira Rp850 miliar cukup," terangnya.

Dijelaskan Agus, dana tersebut bisa digunakan untuk memberi logistik dan makanan bagi pengungsi terdampak banjir. Selain itu, BNPB juga sudah menyiapkan satuan tugas (Satgas) untuk bersiap menangani permasalahan banjir saat musim hujan.

 Banjir

"Pasti ada (Satgas), kita siapkan anggaran dan nanti akan ada pertemuan untuk mengumpulkan tim persiapan jika kalau ada banjir kita siap membantu," tutup Agus.

Sekadar diketahui, BMKG memprediksi musim hujan akan mulai terjadi pada awal bulan November 2019, sedangkan puncak musim hujan akan terjadi pada Januari hingga Februari 2020.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini